Technology

Centang Biru Tokoh Rasis, Twitter Hentikan Fitur Verifikasi

Centang Biru Tokoh Rasis, Twitter Hentikan Fitur Verifikasi

Twitter umumkan bahwa mereka telah menangguhkan proses verifikasi akun di platform mereka.

Hal ini lakukan Twitter karena terjadi hal membingungkan soal kelayakan sebuah akun untuk mendapatkan centang biru (verifikasi).

Fitur verifikasi baru-baru ini menimbulkan kontroversi setelah Twitter menghadiahkan centang biru di akun Jason Kessler, seorang aktivis supremasi kulit putih.

Ia dikenal karena sikapnya yang rasis kepada warga non kulit putih di Amerika Serikat. Pemberian tanda verified di akun Kessler menimbulkan reaksi keras dari para warganet.

Aktor Michael Ian Black mengancam akan keluar dari aplikasi, jika Twitter tidak segera melakukan langkah untuk mengatasi masalah ini.

"Memberikan tanda verified kepada seseorang yang rasis menunjukkan bahwa platform Anda digunakan untuk ucapan kebencian. Aku mungkin akan berhenti bercuit di Twitter," ujarnya.

Keluhan Black dan pengguna lainnya mendapatkan respons dari Twitter, lewat cuitannya, mereka mengatakan bahwa proses verifikasi akun akan dihentikan untuk sementara.

"Verifikasi dimaksudkan untuk mengidentifikasi seseorang, namun kini diartikan sebagai bentuk dukungan. Kami menyadari telah membuat kebingungan. Kami akan menghentikan sementara proses ini," ujar keterangan resmi Twitter.

Selama ini, label verified pada akun biasanya diberikan kepada selebriti, tokoh politik, jurnalis, dan tokoh populer lainnya. Hal ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi sebuah akun yang dinilai berpengaruh.

Sebuah akun yang telah diverifikasi akan mendapatkan centang biru yang diletakkan di sebelah nama pengguna.

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Tag :

Twitter 
To Top