Games

Gamers Beri Nama Anak dari Judul Game Online

Gamers Beri Nama Anak dari Judul Game Online

Kegilaan bermain game online memang sudah tidak aneh lagi saat ini. Para pecinta game bisa ditemukan di mana saja. Level kegilaan mereka terhadap game kesayangannya pun berbeda-beda. Salah satunya datang dari pasangan asal China yang mengambil judul game online untuk nama anak mereka.

Entah apa yang akan dirasakan bayi wanita dari Provinsi Shaanxi, China saat ia beranjak dewasa. Kedua orang tuanya memutuskan untuk memberi nama bayi mereka Wangzhe Rongyao atau 'King of Glory' atau juga dikenal dengan sebutan 'Honors of King'. Sebuah nama yang diambil dari game online ponsel yang cukup populer di China.

Nama anak dari kedua orang tua ini juga dibenarkan otoritas kependudukan setempat. Mereka memperlihatkan akta resmi dengan nama sang anak di dalamnya. Mereka mengatakan pemberian nama itu tentu sepenuhnya tanggung jawab dan kebebasan orang tua.

"Kami tidak mempermasalahkan hal ini, dan dokumen yang relevan masih akan diproses sesuai dengan keinginan orang tua," ujar perwakilan otoritas kependudukan kepada media China, thepaper.cn.

 

Tentu pemberian nama mendapat beragam komentar. Banyak netizen beranggapan kedua orang tua ini sangat egois dan berlebihan dengan memberi anak mereka nama game online.

"Memberi nama anak bukan sebuah lelucon. Mereka adalah orang tua paling tidak bertanggung jawab, mereka sangat malas untuk memikirkan nama bayinya," ujar netizen dalam kolom komentar thepaper.cn.

Netizen lain juga berkomentar hal serupa dan membayangkan masa depan sang anak.

"Bisa kalian bayangkan saat ia sekolah nanti, ia akan memperkenalkan namanya di hadapan teman kelasnya. Ia tentu akan mendapat ejekan," tulis netizen lain.

Dilansir nextshark.com, Game besutan Tencent Holdings ini sangat populer bahkan pihak Tencent pun harus membuat batasan waktu bermain. Bagi mereka yang berusia 12 tahun ke bawah, hanya bisa bermain selama 1 jam per hari. Sementara remaja usia 12-18 mendapat jatah bermain tambahan selama 2 jam.

Meski ada batasan jam bermain, beberapa remaja menggunakan identitas palsu dan rela membayar 2 dolar AS, atau sekitar Rp 26 ribu, demi mendapatkan waktu bermain tak terbatas.

 

 

 

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Tag :

gamers 
To Top