News

Indra Sjafri Ungkap Penyebab Kekalahan Timnas U-19

Indra Sjafri Ungkap Penyebab Kekalahan Timnas U-19

Pelatih tim nasional (timnas) U-19 Indonesia, Indra Sjafri (tengah) hadir pada latihan perdana seleksi Timnas Indonesia U-22 di Lapangan SPH Karawaci, Tangerang, Selasa (21/2/2017). Sebanyak 25 pemain mengikuti seleksi tahap pertama. Foto: kumparan/Aditia Noviansyah

Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 harus mengakui keunggulan Vietnam U-19 usai dihajar 0-3 dalam lanjutan laga Grup B Piala AFF U-18. 

Berlaga di Thuwunna Stadium, Senin (11/9/2017), skuat “Garuda Nusantara” tak mampu menembus pertahanan berlapis sang lawan. Sementara, Vietnam mampu bermain apik dengan memanfaatkan kesempatan tipis menjadi gol. 

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengaku terkejut dengan kekalahan itu. Apalagi, dengan skor telak. Beberapa faktor kemudian dikemukakan pelatih 54 tahun itu terkait kekalahan perdana skuat asuhannya tersebut.

“Pertahanan dan organisasi permainan kurang maksimal. Feby Eka Putra mendadak demam, jadi kita mengubah rancangan permainan kurang beberapa jam (sebelum kick-off) tadi. Striker (Hanis Saghara) juga kurang maksimal, makanya kita dorong Egy (Maulana Vikri) jadi striker di babak kedua,” ujar Indra usai laga.  

Menurutnya, ketika memasuki babak kedua, pemain sudah berusaha semaksimal mungkin untuk dapat membongkar pertahanan ketat Vietnam. Indra pun memasukkan Witan Sulaeman untuk menggantikan Hanis serta Samuel Christianson menggantikan Firza Andika. 

Masuknya Witan sempat menghidupkan serangan Timnas U-19, dengan dua peluangnya yang didapatnya pada sepuluh menit jelang waktu normal berakhir. Akan tetapi, tak ada yang benar-benar mengancam gawang Vietnam. 

Sorotan lain dari kekalahan itu juga ditujukan kepada penampilan dari kiper M. Aqil Savik yang masuk menggantikan M. Riyandi yang mengalami cedera pada menit ke-39. Bermain selama 56 menit, gawang Aqil langsung robek sebanyak tiga kali.

Namun, Indra menampik anggapan itu. Ia menilai kemampuan Aqil dan Riyandi tak berbeda jauh. 

“Tadi dia (Aqil) juga masuk tanpa warming up. Tapi, kita akui Vietnam lebih baik daripada kita di laga ini. Sekarang kita fokus melawan Brunei pada laga selanjutnya. Terkait cedera Riyandi, besok kita akan tahu dia harus beristirahat berapa lama karena harus periksa dulu,” pungkasnya. 

Meski kalah, peluang Indonesia untuk melaju ke babak semifinal masih belum tertutup. Akan tetapi, itu juga bergantung kepada laga lain yang dimainkan Myanmar melawan FIlipina pada beberapa jam ke depan serta partai terakhir antara Myanmar vs Vietnam.

Timnas U-19 akan menghadapi Brunei pada laga pamungkas grup pada Rabu (11/9) mendatang. Syarat utama yang dicapai adalah dengan mengemas kemenangan sebesar-besarnya sebelum menengok kepada laga Myanmar melawan Vietnam.

 

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top