Entertainment

Kisah Vina Panduwinata Berhenti Merokok Setelah 40 Tahun Menjadi Pecandu Berat

Kisah Vina Panduwinata Berhenti Merokok Setelah 40 Tahun Menjadi Pecandu Berat

Vina Panduwinata punya kabar baru.

“Alhamdulillah, akhirnya saya bisa meniti nada-nada tinggi lagi,” ungkap Vina Panduwinata (58) usai melantunkan hit “Aku Makin Cinta”.

Tidak biasanya, Si Burung Camar berseloroh seperti itu di atas panggung. Rupanya setahun terakhir, sang diva terbelit masalah kesehatan serius yang nyaris melumpuhkan pita suaranya.

Malam itu, Vina Panduwinata menggelar konser mini di SpringHill Group Kemayoran, Jakarta. Konser untuk amal itu didukung alumni SMA Negeri 4 Jakarta angkatan 1979. Di atas panggung, pemilik album Citra Pesona membuat pengakuan mengejutkan. 

“Saya merokok sejak usia 17 tahun. Artinya, sudah 40 tahun saya mencandu nikotin. Saya merasa ada yang salah dengan dada saya. Saya berpikir, aduh gila! Saya mesti menyanyi. Banyak orang percaya pada performa saya. Orang-orang datang karena ingin sing along beberapa hit saya,” beri tahu Vina Panduwinata di Jakarta, pekan lalu.

Setahun terakhir, dadanya kerap terasa panas. Suaranya terdengar semakin parau. Masalah semacam ini sebenarnya sudah beberapa kali terjadi. Saat suara makin parau, penyanyi kelahiran 6 Agustus itu menghubungi dokter yang notabene temannya sendiri. 

Di ujung telepon Vina Panduwinata mendikte, “Heh, kalau solusinya berhenti merokok, gue tidak akan datang ke tempat lo. Gue datang ke tempat lo karena tahu lo pasti memberi gue jalan keluar. Tapi jangan melarang gue merokok.” Dokter kemudian merekomendasikan sejumlah obat. Selama mengonsumsi obat itu, mulut Vina Panduwinata tetap tak berhenti memproduksi asap.

Kisah Vina Panduwinata Berhenti Merokok Setelah 40 Tahun Menjadi Pecandu Berat (Seno / tabloidbintang.com)

Puncaknya enam bulan lalu, Vina merasa dadanya kian panas. Ia merasa level paraunya tidak lumrah. Sadar ada yang tidak beres, pelantun “Sejujurnya” itu berkunjung ke klinik. Apes, dokter yang melayaninya beda. Bahkan, lebih muda daripada anaknya sendiri, Joedo Harvianto Kartiko alias Vito. Usai menjalani pemeriksaan, Vina Panduwinata mendapat teguran dari sang dokter. 

“Ibu, saya akan buatkan obat racikan buat Ibu, karena tampaknya ibu alergi asap rokok. Ini karena Ibu sudah terlalu lama bergaul dengan rokok. Banyak sekali lendir mengendap di paru-paru. Itulah yang membuat Ibu belakangan sulit bernyanyi. Tapi kalau saya bikin racikan sementara Ibu tetap merokok, ini seperti gali lubang tutup lubang, Bu. Saya betulkan, Ibu menggali alergi baru. Saya keluarkan alerginya, ibu bikin alergi lagi,” dokter mengingatkan.

“Mendengar teguran itu, saya malu sekali. Kalau dokternya teman sendiri, saya bilang begini, 'Sudah, jangan banyak omong. Kasih saja saya obat!' Kali ini beda. Ada anak lebih muda daripada anak saya tapi berani memberi nasihat. Dalam hati saya, ada suara membisik begini, 'Vina, kamu itu orang tua tapi, kok bandel banget!'” Vina Panduwinata mengenang. 

Kondisi itu diperparah dengan naiknya asam lambung ke area tenggorok hingga menyenggol dan menggerogoti pita suara Vina Panduwinata. Beruntung, ia tak sampai kehilangan suara emasnya.

Permintaan tulus dokter mengetuk nurani Vina Panduwinata. Keputusan besar pun dibuat. Sudah dua pekan ini, ia setop merokok.

Kisah Vina Panduwinata Berhenti Merokok Setelah 40 Tahun Menjadi Pecandu Berat (Ani / tabloidbintang.com)

“Hari pertama sampai ketiga berhenti merokok, saya sakau nikotin. Sakitnya luar biasa. Jadi, anak-anakku tercinta, kalau bisa jangan ikuti Mama Ina.

Ternyata luar biasa tidak enak. Bersyukur, hari ini saya bisa kembali menyanyi. Itu karena saya berhenti merokok,” ucap Vina Panduwinata, semringah.

Keputusan Vina untuk tidak lagi berasap menuai banyak pujian. Sahabat Vina sekaligus Direktur Operasional SpringHill Group, Mahendra, mengatakan,

“Saya mengapresiasi langkah Vina berhenti merokok. Kualitas vokalnya sepanjang pertunjukan sangat prima.” Yang bahagia bukan hanya sahabat.

“Anak saya, Vito, sangat happy. Dia orang pertama yang selalu melarang saya merokok. Akhirnya, harapan Vito terkabul bulan ini,” pungkas Vina Panduwinata dengan mata berbinar.

Di sisi lain, Vina Panduwinata sadar berhenti merokok saja tidak cukup. Yang juga dilakukannya sekarang, memperbaiki pola tidur dan pola makan. Dokter memberi tahu naiknya asam lambung adalah cikal bakal segala penyakit. Karenanya durasi tidur dan makan teratur tak bisa ditawar lagi. Selain itu, Vina kini tidak bisa menjauh dari air putih.

 

(wyn / gur)

 

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Tag :

To Top