Sport

Laga Hidup-Mati Gli Azzurri

Laga Hidup-Mati Gli Azzurri

Tim nasional Italia berada di ujung tanduk. Armada Gli Azzurri terancam gagal ke Piala Dunia 2018. Pada leg perdana play-off kontra Swedia, Negeri Piza kalah 0-1 di markas Swedia.

Asa pemilik empat gelar turnamen terbesar sejagat itu kini dipertaruhkan di San Siro. Kedua kubu bertemu lagi pada leg kedua alias penentu di Kota Milan, Selasa (14/11) dini hari WIB. Ini menjadi peluang bagi Gianluigi Buffon dan rekan-rekan membalikkan keadaan agar meraih tiket ke Rusia.

Legenda Gli Azzurri Giancarlo Antognoni percaya diri timnya bisa merealisasikan target tersebut. Sosok yang kini menjadi direktur olahraga Fiorentina itu berpendapat, para juniornya hanya kurang beruntung ketika tumbang di Friends Arena. Sementara, tim lawan memiliki serangan efektif berbuah gol.

 "Italia perlu banyak menyerang di San Siro," kata Antognoni seperti dikutip dari //Football Italia//, Ahad (12/11).

Juru taktik Udinese Luigi Delneri meminta semua pihak bersatu mendukung Gli Azzurri. Ia memprediksi, tim lawan akan kembali mengandalkan permainan fisik. Menurut dia, Swedia sangat tangguh dalam konteks tersebut. "Namun, Italia memiliki karakteristik untuk berbuat lebih meski tekanannya hebat," ujar Del Neri.

Ia bersimpati akan kritik terhadap pelatih timnas Gianpiero Ventura. Menurut Del Neri, profesi pelatih lebih ditentukan dalam cerita 90 menit di lapangan meski kelihatan seperti banyak penggemar.

Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio juga meminta skuat Gli Azzurri tidak perlu berbicara banyak di media setelah hasil negatif di leg pertama. "Ini bukan waktunya untuk berkata-kata," kata tokoh berusia 74 tahun itu kepada Ansa, seperti dikutip dari Football Italia.

Tavecchio menegaskan, skuat Italia perlu menunjukkan aksi nyata di lapangan. Ini berkaitan dengan asa untuk membalikkan keadaan demi tiket ke Rusia.

Peluang 50 persen
Bekas penggawa Azzurri Damiano Tomassi menganalisis permainan Swedia. Menurut dia, pasukan Kuning Biru adalah tim yang berbeda ketika tampil di luar kandang. Tomassi mencontohkan, selama di kualifikasi, pasukan Janne Andersson banyak mengalami kekalahan tandang. Di antaranya ketika takluk dari Prancis, Bulgaria, dan Belanda.

"Italia memiliki peluang 50 persen untuk mencapai Piala Dunia," ujar eks jagoan AS Roma ini.

Namun, tuan rumah memiliki beberapa kekurangan menjelang duel di San Siro. Gelandang andalan Marco Verratti absen karena akumulasi kartu kuning. Simone Zaza dan Leonardo Spinazzola diragukan tampil, sementara Leonardo Bonucci bakal bermain dengan pelindung kepala.

Kapten Swedia Andreas Granqvist meminta kubunya tidak perlu terlarut dalam euforia berlebihan. Negara berperingkat ke-25 FIFA ini siap bertarung keras mempertahankan keunggulan. "Kami akan melakukan yang terbaik untuk lolos," ujar Granqvist.

Prediksi susunan pemain kedua tim:

Italia
Pelatih: Gianpiero Ventura
Formasi: 4-4-2

Kiper: Buffon
Bek kiri, kanan: Darmian, Florenzi
Bek tengah kiri, kanan: Chiellini, Bonucci
Winger kiri, kanan: Insigne, Candreva
Gelandang: De Rossi, Parolo
Penyerang kiri, kanan: Belotti, Immobile

Swedia
Pelatih: Janne Andersson
Formasi: 4-4-2
Kiper: Olsen
Bek kiri, kanan: Augustinsson, Krafth
Bek tengah kiri, kanan: Granqvist, Lindelof
Sayap kiri, kanan: Forsberg, Larsson
Gelandang: Ekdal, Johansson
Penyerang kiri, kanan: Berg, Toivonen

Rekor Pertemuan:
11/11/2017 : Swedia 1-0 Italia
17/06/2016 : Italia 1-0 Swedia
18/11/2009 - Italia 1-0 Swedia
18/06/2004 - Italia 1-1 Swedia
19/06/2000 - Italia 2-1 Swedia
23/02/2000 - Italia 1-0 Swedia

(Tulisan diolah oleh Citra Listya Rini).

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top