Home
/
Lifestyle

Make Up Ngejreng di Kantor, Mengapa Tidak?

Make Up Ngejreng di Kantor, Mengapa Tidak?
Alung Adcha15 July 2016
Bagikan :
Kalau boleh memilih, Putri Ayudya lebih suka wajahnya bebas riasan. Namun, tuntutan sebagai presenter dan bintang film mewajibkan finalis Putri Indonesia 2010 ini ber-make up.

Putri, 27 tahun, menyiasatinya dengan riasan ringan. Perempuan berkulit sawo matang ini  memilih warna netral seperti cokelat untuk pemulas matanya dan lip gloss untuk bibirnya. Alasannya, dia lebih banyak hilir mudik di luar ruangan. “Gak bisa pakai make up yang terlalu berat,” ujarnya kepada Tempo.

Dilema yang dihadapi Putri juga banyak dialami perempuan lain, terutama wanita karier. Ujung-ujungnya, mereka enggan memakai make up dengan warna berani karena kuatir luntur atau berantakan.

Konsultan kecantikan dari PAC Martha Tilaar, Vivi Eka Prilany, mengatakan tidak masalah bila warna-warna terang, seperti ungu, pink, hijau, dan keemasan, diaplikasikan sebagai riasan sehari-hari. “Asalkan tekniknya benar,” katanya. Penerapan yang tepat, dia melanjutkan, harus dilakukan sejak pemakaian foundation hingga blush on (pemulas pipi).

Misalnya eye shadow, penggunaannya tidak disapukan melainkan dibaurkan. “Artinya tidak menggunakan spon melainkan kuas bulu. Lalu ujung kuas disentuh sentuh sedikit ke bagian mata yang ingin diwarnai,” kata Vivi.  Sebab, dia melanjutkan, teknik penyapuan menimbulkan tekanan dan membutuhkan pengulangan. "Ini membuat eyeshadow terlihat lebih tebal.”

Cara membaurkan eye shadow pun dimulai dari kelopak mata dalam dan berakhir di kelopak luar–di atas sudut mata. Berikan tambahan warna yang lebih terang pada bagian tulang mata yang terletak di bawah alis. Vivi menyarankan pemakaian warna mencolok untuk make up sehari-hari hanya boleh tiga warna. Sedangkan untuk pesta bisa digunakan lima warna. “Itupun harus di-mixed,” katanya.

Teknik pewarnaan kelopak mata bisa dipadukan antara warna terang dan gelap. Pada kelopak dalam, pilihannya ada perak, putih atau baby pink. Sedangkan di kelopak luar bisa digunakan warna yang lebih gelap, seperti biru, merah marun, atau hijau. Pada tulang mata di bawah alis, bisa pakai warna terang. “Bila dalam palet make up tidak ada warna yang lebih terang, bisa menggunakan warna bedak yang setingkat lebih putih dari warna kulit asli,” kata Vivi.

Sedangkan untuk blush on, ada dua warna terang yang bisa digunakan, yaitu pink dan peach. Cara memakai pemulas pipi adalah dengan dibaurkan dari ujung pipi yang dekat telinga menuju cuping hidung. Dua warna itu dapat membuat pipi terlihat lebih segar dan menghindarkan wajah dari kesan pucat. “Beberapa perempuan yang sudah berdandan cantik, tapi lupa memakai blush on, akan terlihat seperti orang sakit,” kata Vivi.

Vivi mengatakan, meski permainan warna dan garis sudah sempurna, riasan apapun akan terlihat seperti topeng bila pemakaian dasar seperti bedak dan foundation salah dari awal. Misalnya, pemakaian liquid foundation dan creamy foundation.

Menurut dia, banyak orang yang tidak menyadari bahwa liquid foundation untuk kulit berminyak, sedangkan creamy untuk yang kering. "Kalau yang kulit berminyak menggunakan creamy foundation, muka bisa terlihat mengkilap dan warna warni,” kata Vivi.

Cara memakai kedua foundation ini pun berbeda. Creamy foundation cukup diusapkan ke seluruh muka secara merata. Sedangkan liquid harus menggunakan spon. Setelah merata, tepuk-tepuk memutar dari kening ke dagu dan kembali lagi ke kening. “Ingat, pilihlah warna foundation yang sesuai warna kulit," ujar Vivi. "Jika tidak yakin warna foundation sama dengan warna kulit Anda, lebih baik menggunakan warna netral.”

CHETA NILAWATY
populerRelated Article