Home
/
Digilife

Microsoft Geser Takhta Apple Sebagai Perusahaan Termahal Sedunia

Microsoft Geser Takhta Apple Sebagai Perusahaan Termahal Sedunia
Vina Insyani12 January 2024
Bagikan :

Uzone.id – Sepertinya persaingan antara raksasa teknologi akan semakin menarik di tahun ini. Apple yang biasanya jadi perusahaan termahal di dunia kini harus menghadapi persaingan yang cukup ketat dengan raksasa teknologi lain, yakni Microsoft.

Dalam sebuah laporan yang dibagikan ReutersMicrosoft akhirnya berhasil menyalip Apple sebagai perusahaan paling berharga di dunia setelah terakhir kali terjadi pada tahun 2021 lalu.

Meski begitu, penyalipan ini tidak berlangsung lama, hanya terjadi secara singkat pada Kamis kemarin. Namun, ini membuktikan kalau Apple tak lagi jadi yang paling kuat di antara raksasa teknologi yang lain.

Hal ini terjadi karena saham Apple mengawali tahun 2024 secara lemah di tengah meningkatnya permintaan. Sementara kondisi berbalik terjadi pada Microsoft, saham mereka terus meningkat semenjak tahun 2023.

Menurut laporan, hal ini berkat kepemimpinan awal yang diambil perusahaan dalam bisnis kecerdasan buatan generatif, khususnya dari investasi ChatGPT, OpenAI.

Saham Microsoft pada Kamis kemarin tercatat sempat naik 2 persen lebih tinggi dengan nilai pasar USD2.903 triliun. Sementara Apple mengalami penurunan 0,3 persen sehingga nilainya berada di angka USD2.886 triliun.

Akan tetapi, Saham Microsoft kembali turun menjadi USD2,859 triliun. Walaupun kembali berada di posisi kedua, tapi Microsoft terus membayang-bayangi Apple dengan pertumbuhan yang positif.

“Tak dapat dihindari kalau Microsoft akan menyalip Apple, ini dikarenakan Microsoft tumbuh lebih cepat dan mendapatkan lebih banyak keuntungan dari revolusi AI generatif,” kata seorang analis dari perusahaan D.A. Davidson, Gil Luria.

Microsoft sendiri sukses memasukkan teknologi OpenAI ke rangkaian produknya, selain itu Bing Image Creator dan Bing AI juga banyak diminati oleh pengguna seluruh dunia saat ini.

Sementara Apple sedang struggling dengan melemahnya permintaan, termasuk iPhone, padahal produk ini adalah sumber pendapatan terbesar Apple selama ini. Permintaan di China mengalami penurunan karena perekonomian yang melambat. Selain itu, China saat ini kembali tertarik pada Huawei yang mulai merebut pangsa pasar Apple.

Microsoft jadi salah satu perusahaan yang sukses menyalip Apple (walaupun singkat) sebagai perusahaan termahal di dunia. Sebelumnya, ada perusahaan gas dan minyak Saudi Aramco yang sempat menyerobot tahta tersebut, namun kembali direbut oleh Apple setelah beberapa saat memimpin.

populerRelated Article