News

Polisi Kumpulkan Bukti untuk Tahan Harvey Weinstein

Polisi Kumpulkan Bukti untuk Tahan Harvey Weinstein

Harvey Weinstein kemungkinan akan ditahan akibat pelecehan seksual yang ia lakukan.

Itu disampaikan Kepolisian New York pada Jumat (3/11), setelah menerima laporan dari seorang perempuan yang tak mau disebut namanya bahwa ia mengaku diperkosa sang produser.

Namun, saat ini kepolisian masih mengumpulkan bukti-bukti terkait itu.

Kepala Detektif Kepolisian New York, Robert Boyce mengatakan dalam konferensi pers bahwa korban bercerita dengan kredibel dan detail.

“Kami punya kasus sungguhan di sini,” katanya. Kasusnya sendiri sudah berusia tujuh tahun dan kini semakin meruncing.

Kata Boyce, ucapan perempuan itu cocok dan konsisten.

“Kami harus segera mengumpulkan bukti-bukti,” kata Boyce menegaskan.

Namun karena Weinstein tidak lagi berada di New York, ia melanjutkan, kepolisian akan membutuhkan surat perintah pengadilan untuk penahanan sang pemilik Weinstein Company.

Saat ini kepolisian sudah bekerja sama dengan kantor pengacara di distrik Manhattan. “Sekarang dia tidak menjadi ancaman bagi siapa pun di New York City. Dia di luar negara bagian. Jadi ini investigasi yang berlanjut,” kata Boyce lanjut menerangkan.

Bukan hanya kepolisian New York, petugas di Los Angeles, Beverly Hills dan London pun mengaku sedang melakukan investigasi yang sama terhadap Weinstein atas tudingan serupa.

Hingga sejauh ini, sudah ada lebih dari 50 perempuan yang mengklaim pernah dilecehkan oleh Weinstein selama tiga dekade terakhir. Berkat skandalnya, karier Weinstein tamat di Hollywood. Ia dikeluarkan dari kelompok produser sampai grup elite Oscar.


Weinstein bahkan dipecat dari perusahaannya sendiri. Kini, hampir semua memutus hubungan dengan perusahaan itu, tidak ada proyek film yang mau terlibat.

Sementara Weinstein sendiri masih menampik semua tudingan yang diarahkan padanya. Reuters tidak bisa mengonfirmasi secara independen masing-masing perempuan yang menudingnya.

Sejak kasus Weinstein mencuat, semakin banyak korban pelecehan seksual yang berani berbicara di Hollywood. Kebanyakan melibatkan tokoh penting di dunia perfilman, seperti sutradara James Toback, Brett Ratner, bahkan aktor Kevin Spacey dan Dustin Hoffman.

Berita Terkait

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top