News

8 Tabloid Kompas Gramedia Tumbang

  • 19 December 2016
  • Bagikan :
     8 Tabloid Kompas Gramedia Tumbang

    TEMPO.CO, Jakarta – Penerbit Kompas Gramedia menghentikan delapan produk yang berada di outlet majalah ataupun buletinnya. Kabar tersebut datang dari sebuah selebaran yang beredar di tengah masyarakat. Adapun delapan produk yang dihentikan produksinya adalah Kawanku, Sinyal, Chip, Chip Foto Video, What Hi Fi, Auto Expert, Car and Turning Guide, serta Motor.

    “Esensinya ada pengakhiran produk,” ujar Corporate Communication Kompas Gramedia Widi Krastawan saat dihubungi Tempo lewat pesan singkat, Minggu, 18 Desember 2016.

    Penerbitan delapan produk tersebut seluruhnya tidak akan lagi ditemui di pasaran karena tidak akan lagi terbit tahun depan. Adapun edisi 26 sekaligus edisi terakhir tabloid Kawanku akan terbit pada 21 Desember. Sementara tabloid Sinyal untuk yang terakhir akan menerbitkan edisi 265 pada 30 Desember nanti.

    Untuk tabloid Chip, Chip Foto Video, What Hifi, Tabloid Auto Expert, dan Motor juga akan terbit untuk yang terakhir kalinya pada Desember ini. Adapun edisi ke 94 akan menjadi terbitan terakhir bagi tabloid Car and Tunning Guide yang akan terbit pada 21 Desember 2016.

    Widi menuturkan delapan produk tersebut tidak akan lenyap sama sekali. Sebab, kedelapan produk tersebut akan melebur ke dalam empat unit. Untuk unit I, yang merupakan transformasi tabloid Kawanku akan berubah menjadi situs online dengan nama cewekbanget.id.

    Kemudian, sisanya akan tergabung ke dalam tiga unit lainnya. Tim tersbut bergiat pada sektor online atau website untuk content marketing yang bisa dilihat di grid.co.id. "Bisa dibilang transformasi. Intinya, tim ini diajak main di ‘panggung’ yang berbeda. Tidak print media konvensional. Ini sebagai inisiatif baru merespon perubahan lansekap media,” ujar Widi.

    Adapun untuk situs cewekbanget.com yang merupakan transformasi dari tabloid Kawanku baru akan dirilis awal 2017. Sementara untuk brand lainnya, Widi mengatakan Kompas Gramedia belum akan rilis karena timnya masih harus memperkuat konsep content marketing.
    LARISSA HUDA

    Berita Terkait:

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini