Technology

Uang Tebusan Tukang Palak Ransomware Sudah Capai Rp450 Juta

  • 14 May 2017
  • Bagikan :
     Uang Tebusan Tukang Palak Ransomware Sudah Capai Rp450 Juta

    Dunia dibuat heboh dengan serangan siber program jahat (malware) ransomware. Terhitung ada 200 ribu komputer di 100 negara yang terinfeksi malware jenis Wannacry itu.

    Data-data dari perusahaan dan rumah sakit di dunia terkunci oleh ransomware. Indonesia pun kena imbasnya, RS Harapan Kita dan RS Dharmais dilaporkan terkena dampak ransomware.

    Untuk diketahui, ransomware mengunci data-data penting di rumah sakit, seperti data antrean, sistem pembayaran dan data medis pasien. Untuk membuka data itu, ransoware meminta uang tebusan bitcoin sebesar 300 dolar AS atau setara Rp4 juta.

    Malware itu memberikan alamat bitcoin untuk pembayarannya. Dan, memberikan deadline waktu terakhir pembayaran dan waktu dimana denda tebusan bisa naik jika belum dibayar juga.

    Data dari perusahaan pelacak transaksi keuangan online, Elliptic, mengungkapkan hingga Sabtu siang waktu Amerika Serikat, total jumlah uang yang ditransfer ke beberapa akun bitcoin para hacker mencapai 33.000 dolar AS atau setara Rp450 juta, dilansir The New York Times, Minggu (14/5).

    Elliptic juga memprediksi jumlah tersebut akan terus naik jika mendekati tenggat waktu terakhir pembayaran yang diminta oleh ransomware.

    Namun, menurut Becky Pinkard dari wakil presiden perusahaan keamanan Digital Shadows, tidak ada jaminan peretas itu akan mengembalikan data-data yang terkunci setelah membayar uang tebusan.

     

     



    Microsoft Rilis Patch Keamanan untuk Tangkal Serangan Ransomware
    Sistem Kesehatan di Inggris Telah Pulih dari Serangan Ransomware
    Pakar Siber: Situs Telkomsel Dibajak, Indonesia Butuh Badan Cyber
    Ini Langkah Cegah Komputer Terinfeksi Malware Ransomware
    RS Harkit dan RS Dharmais Kena Serangan malware Ransomware
    Target Realistis, PBSI Gelar Simulasi Jelang Piala Sudirman
    Tampilkan Wanita Arab Berolahraga, Iklan Ini Picu Kontroversi
    Rindu Pulang ke Rumah Kubah Lumpur di 'Desa Sarang Lebah' Aleppo
    Wow! Lego Bangun Rumah Raksasa di Kota Asalnya
    Dianggap 'Pemujaan Setan' Comic Con Pertama di Arab Saudi Digelar
    Ratusan Kios Pasar Senen Terbakar, Pedagang Terpukul

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini