Startup

Zoom Digugat oleh Pemegang Sahamnya

  • 09 April 2020
  • Bagikan :

    Ilustrasi (Foto: Unsplash / Gabriel Benois)

    Uzone.id - Aplikasi video konferensi Zoom, langsung meroket namanya sejak orang-orang di dunia melakukan #kerjadirumah atau #dirumahaja untuk memutus penyebaran virus Corona (Covid-19). Di tengah kesuksesannya, perusahaan ini menghadapi gugatan class action oleh pemegang sahamnya bernama Michael Drieu.

    Michael menuduh Zoom gagal mengungkapkan kelemahan keamanan dan privasi, dilaporkan Fox News.

    Kemudian, Michael mengajukan gugatan terhadap Zoom pada Selasa (7/4/2020) di pengadilan federal San Francisco, Amerika Serikat.

    Dia mengklaim telah kehilangan uang setelah laporan menyoroti sejumlah kekurangan dari Zoom. Harga saham Zoom pun anjlok, dilaporkan Bloomberg.

    Baca juga: Ribuan Panggilan Video Zoom Bocor di Internet

    Namun, Zoom tidak menanggapi permintaan Fox News untuk berkomentar soal gugatan itu.

    Zoom memang berhasil meraih popularitas setelah begitu banyak masyarakat di dunia beralih ke platform ini selama orang-orang diam di rumah demi menghindari penyebaran virus Corona.

    Namun, beberapa pengguna Zoom kecewa dan melaporkan adanya pelanggaran privasi atau diganggu oleh pornografi, gambar-gambar yang penuh kebencian atau bahasa yang mengancam - dikenal dengan sebutan 'Bom-zoom'.

    Perusahaan pimpinan Elon Musk, SpaceX, pada pekan lalu sudah melarang aplikasi Zoom karena "masalah privasi dan keamanan yang signifikan."

    Pemerintah Taiwan pada Selasa (7/4) sudah mengumumkan bahwa jajaran pemerintahnya tidak akan lagi memakai platfom, Reuters melaporkan.

    Sementara itu, pada awal April, CEO Zoom, Eric Yuan melalui blog resmi sudah menyampaikan permohonan maaf secara khusus kepada pengguna karena tidak bisa memenuhi harapan terkait dengan keamanan dan privasi. Dia mengaku akan memperbaiki semua isu ini dan minta diberi waktu selama 90 hari.

    "Dalam beberapa minggu terakhir, kami hanya fokus melayani pengguna yang jumlahnya meningkat pesat. Kami berupaya menyediakan layanan tanpa gangguan dan pengalaman penggunaan yang ramah, sembari memastikan keamanan platform dan privasi yang terjamin. Namun, kami menyadari tidak bisa memenuhi harapan semua orang. Kami menyesali hal ini dan akan berupaya memperbaiki," ujar Eric Yuan.

     

    VIDEO Oppo Reno3 Review di Rumah Aja

    }); setTimeout(function(){ $(".modal2").addClass('hilang'); }, 30000);