home ×
Digilife

6 Teknologi yang Dipakai China Perangi Virus Corona

04 April 2020 By
6 Teknologi yang Dipakai China Perangi Virus Corona
Share
Share
Share

Ilustrasi drone (Foto: Unsplash / Dose Media)

Uzone.id - China berhasil membendung pandemi virus Corona (Covid-19) dengan cepat berkat teknologi yang mereka ciptakan. Berbeda dengan Indonesia yang masih bergelut pada masalah alat tes cepat hingga alat pelindung diri (APB) dalam memerangi penyebaran Covid-19.

China sebagai pusat manufactur dunia dalam penciptaan alat-alat berteknologi tinggi memanfaatkan sumber daya yang tersedia hingga pakai teknologi terbaru saat menghadapi virus mematikan itu.

Berikut senjata China berperang lawan virus Corona:


1. Kode warna

Memanfaatkan jaringan pengawasan canggih untuk kepentingan publik, pemerintah China bekerja sama dengan raksasa teknologi Alibaba dan Tencent dalam mengembangkan sistem peringkat kesehatan berkode warna yang bisa melacak jutaan orang setiap hari.

Aplikasi smartphone ini pertama kali dipakai di Hangzhou. Ada tiga warna identifikasi orang, yakni hijau, kuning dan merah, berdasarkan perjalanan dan riwayat kesehatan warga.

Apakah warga harus dikarantina atau diizinkan berada di ruang publik, ditentukan berdasarkan kode warna.

Ada pos-pos pemeriksaan di sebagian besar tempat umum di mana kode dan suhu tubuh seseorang diperiksa.

Baca juga: Zaman Virus Corona Dilarang Kumpul, Pasangan Ini Menikah Pakai Zoom

2. Robot

Robot dimanfaatkan China mulai dari menyiapkan makanan di rumah sakit, merangkap jadi pelayan restoran, menyemprotkan disinfektan dan membersihkannya, hingga jadi penjual beras.

Rumah sakit banyak memanfaatkan robot untuk melakukan diagnosis dan melakukan pencitraan termal.

Perusahaan yang berbasis di Shenzen, Multicopter, pakai robot untuk mengangkut sampel medis. Jadi, aman untuk memotong penyebaran virus.

 

3. Drone

Di beberapa kawasan China yang terkena dampak parah, drone menjadi peyelamat saat mengangkut peralatan medis dan sampel pasien.

Drone bisa menghemat waktu, meningkatkan kecepatan pengiriman hingga mencegah risiko sampel terkontaminasi.

Drone juga terbang dengan plakat kode QR yang bisa dipindai untuk mendaftarkan informasi kesehatan.

Selain itu, Drone dilengkapi alat pengenalan wajah dan dipakai untuk menyiarkan peringatan kepada warga agar tidak keluar dari rumah mereka dan memarahi warga yang tidak pakai penutup wajah.


4. Big Data and Pengenalan Wajah


Akses ke informasi publik telah mengarah pada pembuatan dasbor untuk memantau virus.

Banyak organisasi pengembangan dasbor dengan Big Data. Teknik pengenalan wajah dan deteksi suhu inframerah telah dipasang di semua kota besar.

Perusahaan AI China, seperti SenseTime dan Hanwang Technology mengklaim telah membuat teknologi pengenalan wajah khusus yang bisa mengenali orang dengan akurat, meskipun orang tersebut memakai masker.

Al Jazeera melaporkan bahwa perusahaan telekomunikasi China Mobile mengirim pesan teks ke agensi media pemerintah, memberi tahu mereka mengenai orang-orang yang telah terinfeksi.

Pesan itu termasuk semua detail tentang riwayat perjalanan orang tersebut.

 

5. Kecerdasan Buatan (AI)

AI memainkan peran utama dalam perawatan kesehatan pada akhir-akhir ini.

Dengan bantuan data analitik dan model prediksi, profesional medis bisa memahami lebih banyak tentang ragam penyakit.

Baidu, raksasa internet China, telah membuat algoritma Lineatfrold untuk tim yang memerangi wabah, sesuai dengan Tinjauan Teknologi MIT.

Tidak seperti ebola, HIV dan influenza, virus Corona hanya memiliki RNA untai tunggal, sehingga mampu bermutasi dengan cepat.

Algoritma ini jauh lebih cepat daripada algoritma lain yang bisa membantu memprediksi struktur virus.

Baidu juga membuat sistem inframerah bertenaga AI yang bisa mendeteksi perubahan suhu tubuh seseorang.

Baca juga: Ini Tutorial Gabung dengan Pijarmahir.id, Solusi Kena PHK atau Nganggur

6. Kendaraan otonom

Kendaraan otonom dipekerjakan oleh pemerintah China untuk mengirim barang-barang penting seperti obat-obatan dan bahan makanan.

Apollo, yang merupakan kendaraan otonom Baidu, telah menggandeng startup Neolix untuk mengirim pasokan dan makanan ke rumah skit besar di beijing.

Baidu Apollo juga telah bikin mobil mikro dan layanan cloud kendaraan otonom yang disediakan gratis untuk perusahaan yang memerangi virus.

Idrivelplus, perusahaan kendaraan otonom China, mengoperasikan kendaraan pembersih jalan bertenaga listrik, juga diandalkan saat mendisinfeksi rumah sakit.

 

VIDEO Samsung Galaxy M31 Unboxing, Udah Komplit Nih?

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

10 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
DimasHardstyle 17 April 2020 | 12:44:10

kalau masalah teknologi. jelas seluruh dunia kalah. dikarenakan Teknologi China lebih canggih.

DHStyle 15 April 2020 | 06:06:06

emang keren si china itu teknologi nya selalu maju pertama

Nur Budi Setiyanta 05 April 2020 | 11:12:48

Penrrapan teknologi yg tepat guna.

Rian Fajar 05 April 2020 | 08:11:34

semoga dunia dpt terbebas dari covid19

Bang Moba 05 April 2020 | 06:47:21

hati2 kalo berpergian hindari kontak fisik

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id