icon-category Music

Cerita Jokowi dan Dedengkot Heavy Metal Inggris, Judas Priest

  • 03 Aug 2018 WIB
  • Bagikan :

    Band heavy metal asal Inggris, Judas Priest, mengundang Presiden Joko Widodo datang ke konser mereka. Rencananya Rob Halford cs akan menggelar konser di Jakarta di penghujung tahun ini.

    Undangan tersebut disampaikan band yang terbentuk di West Bromwich itu lewat akun Twitter resmi mereka. Menurut mereka, kedatangan Jokowi adalah kebanggaan tersendiri.

    "Presiden Jokowi, dengan hormat kami mengundang Anda ke pertunjukan kami pada 7 Desember mendatang di Echopark Ancol dan kami merasa terhormat dengan penerimaan anda," sebut Judas Priest di Twitternya, Kamis (2/8).

    "Judas Priest sangat gembira mengunjung negara anda yang cantik dan tampil di Jakarta!" sambung mereka.

    Jokowi telah lama dikenal sebagai penggemar musik keras. Judas Priest pun disebut sebagai band idola sang kepala negara. 

    Saking ngefansnya dengan Judas Priest, konser mereka pada 2012 lalu di Fort Canning Singapura disebut Jokowi sebagai konser terbaik yang pernah disaksikannya.

    Bukan tanpa alasan. Ketika menyaksikan Judas Priest, Jokowi seperti tersihir ketika melihat vokalis Rob Haldford menaiki motor gede Harley Davidson saat berada di panggung.

    Dibentuk pada 1969, Judas Priest merupakan legenda hidup. Aksi panggung spektakuler serta berhasil menelurkan lagu keras fenomenal jadi alasannya.

    Band yang sekarang diisi oleh Ian Hill, Rob Halford, Gleen Tipton, Scott Travis, dan Richie Faulkner sejak berdiri berhasil menjual lebih dari 50 juta copy albumnya.

    Dari pertama kali keluar hingga sekarang Judas Priest telah menelurkan 18 album studio, 6 album live dan 6 album kompilasi. Hits macam Living After Midnight, Breaking The Law, dan Painkiller adalah lagu-lagu andalan Judas Priest yang kerap didengerkan penikmat musik keras.

    Walau hampir berusia setengah abad, Judas Priest tidak menunjukkan tanda mengendur. Pada 2018 ini mereka malah mengeluarkan album baru berjudul firepower.

    Terkait konsernya di Jakarta nanti, Rajawali Indonesia Communication, mengatakan bahwa tidak mudah untuk membawa band yang telah berdiri sejak tahun 1969 tersebut ke Jakarta. Mereka butuh waktu yang cukup lama untuk melakukan pendekatan kepada band metal favorit Presiden Jokowi tersebut.

    "Ini sangat lama, hampir 1,5 tahun saya melakukan approaching kepada agen untuk datangkan Judas Priest. Deal-nya sebulan yang lalu, tapi kontraknya di London, seminggu lalu," ucap Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication, saat jumpa pers di Hard Rock Cafe, Pasific Place, Jakarta Selatan, Selasa (24/7).

    Untuk konser di Jakarta, Rajawali Indonesia Communication hanya membuka kelas festival saja. Rajawali Indonesia Communication hanya membuka kelas festival saja.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini