icon-category Digilife

China Siap Berbagi Batu Bulan dengan Negara Lain

  • 21 Dec 2020 WIB
  • Bagikan :

    (Foto: Unsplash)

    Uzone.id - China benjanji untuk berbagi sebagian sampel (batu atau tanah) bulan dengan negara dan organisasi lain berdasarkan konvensi kerja sama internasional, kata wakil kepala badan antariksa China pada Kamis (17/12/2020).

    Hal itu disampaikannya ketika ditanya apakah China akan berbagi sampel dengan NASA.

    Menurut Perjanjian Luar Angkasa, sumber daya luar angkasa adalah persemakmuran umat manusia.

    Pemerintah China akan bertindak sesuai dengan perjanjian tersebut, kata Wu Yanhua, wakil kepala Administrasi Luar Angkasa Nasional China (CNSA), saat memperkenalkan Program Eksplorasi Bulan Chang'e-5 pada jumpa pers.

    BACA JUGA: Tips Balas Pesan WhatsApp Tanpa Online

    Namun, dia juga mencatat Kongres AS meloloskan RUU pada tahun 2012 untuk membatasi NASA dalam mengoordinasikan kegiatan ilmiah bersama China.

    "Jadi kerja sama itu tergantung dari sikap pemerintah AS," kata Wu.

    Wu mengatakan, Program Eksplorasi Bulan Chang'e-5 membuat terobosan dalam eksplorasi luar angkasa China, menciptakan lima langkah "yang pertama di China," termasuk mengumpulkan dan mengemas sampel luar angkasa, pengapian dan lepas landas permukaan bulan, dan entri yang tetap ke orbit bulan, meletakkan dasar untuk masa depan eksplorasi planet.

    China sendiri telah bekerja sama dengan Eropa, Namibia, Argentina, dan Pakistan dalam misi bersejarah tersebut. China juga mendorong para ilmuwan baik dalam maupun luar negeri untuk bekerja sama di masa depan.

    Sampel bulan yang dibawa ke Bumi akan digunakan untuk menganalisis pelapukan ruang angkasa, aktivitas vulkanik, topografi sekitarnya, dan evolusi geologi di bulan, kata Li Chunlai, peneliti di National Astronomical Observatories dan wakil kepala insinyur dari Program Eksplorasi Bulan, saat jumpa pers yang sama.

    "Kami akan melakukan penelitian sampel dalam jangka panjang, mempelajari struktur, karakteristik fisik, komposisi kimia, komposisi isotop, karakteristik mineral, dan evolusi geologi," tambah Li, dengan harapan bisa menemukan lebih banyak rahasia tentang asal usul dan evolusi bulan.

    Orang-orang juga akan mendapatkan kesempatan untuk melihat sekilas sampel bulan. Sebagian dari tanah berharga akan dipamerkan di Museum Nasional China, seperti dilansir Uzone.id dari CGTN.

     

    VIDEO Seharian Ditemenin Google Nest Mini 2 - Review

    Cek berita dan artikel yang lain di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini