icon-category Digilife

Fokus ke Reels, Facebook Korbankan Satu Fitur Penting

  • 06 Aug 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Brett Jordan/Unsplash

    Uzone.id - Tak cuman Instagram, salah satu aplikasi Meta, Facebook, juga akan berfokus pada konten video Reels. Imbasnya, Facebook akan mengorbankan satu fitur penting mereka yaitu fitur live shopping.

    Meta mengumumkan kalau Facebook akan menutup fitur belanja secara live di aplikasinya pada 1 Oktober mendatang. Setelah ditutup, pengguna tak bisa lagi melakukan live shopping di Facebook.

    Dilansir dari TechCrunch, Jumat, (05/08), pengguna Facebook masih bisa menggunakan Facebook Live untuk siaran langsung biasa, tapi sudah tidak bisa memuat playlist atau membuat tag produk di fitur ini.

    Baca juga: Hikmah YouTube Batal Diblokir: Menteri Johnny Curhat ke Deddy Corbuzier

    Fitur ini sebenarnya baru hadir tahun lalu di Facebook dengan upaya untuk memberikan cara baru bagi seller dan buyer agar lebih interaktif saat mempromosikan barang. Tapi, karena Facebook ingin fokus ke Reels, maka fitur ini harus dikorbankan dan dihapus dari aplikasi.

    “Ketika perilaku menonton konsumen bergeser ke video pendek, kami mengalihkan fokus kami ke Reels di Facebook dan Instagram, produk video bentuk pendek Meta,” kata perusahaan itu dalam posting blog.

    Tapi, Facebook memberikan solusi lain yaitu dengan cara menandai produk di Reels Instagram, begitupun dengan Live Shopping yang masih ada di aplikasi Instagram.

    Facebook sendiri bukan satu-satunya aplikasi yang menghapus fitur Live Shopping di aplikasinya, TikTok juga dilaporkan telah membatalkan rencana perluasan inisiatif e-commerce ‘TikTok Shop’ di AS dan Eropa.

    Baca juga: Ada Fitur Baru Bagi Pengguna Spotify Premium, yang Gratisan Minggir Dulu!

    Pembatalan ini didorong karena TikTok Shop yang kesusahan menarik banyak konsumen dan menderita masalah internal. Dari laporan Financial Times, pembatalan ini juga berkaitan dengan influencer Inggris yang keluar dari proyek tersebut.

    Di Asia sendiri, belanja langsung lewat fitur streaming cukup populer termasuk di Indonesia. Tapi, berhubung di luar Asia masih rendah, maka tak ada cara lain bagi Facebook dan TikTok untuk membatalkan perluasan fitur Live Shopping mereka.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini