icon-category Digilife

Hacker Bjorka Bangkit, Data MyPertamina Jadi Sasaran

  • 10 Nov 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Azamat E/Unsplash

    Uzone.id - Hampir satu bulan lebih hacker Bjorka lenyap dari permukaan, sesaat Indonesia aman dari ancaman-ancaman kebocoran data yang menimpa lembaga pemerintahan. 

    Bahkan kala itu pemerintah turut kelabakan serta mempercepat pengesahan UU PDP agar kasus kebocoran data memiliki dasar hukum yang jelas. Dengan ini, diharapkan kasus-kasus pembobolan data oleh hacker dapat berkurang.

    Baca juga: Meta Pangkas 11 Ribu Karyawan, Zuckerberg Langsung Minta Maaf

    Setelah lama bersembunyi, Bjorka dilaporkan kembali beraksi pada hari ini, Kamis, (10/11). Sebanyak 44 juta data MyPertamina diklaim telah dibobol oleh Bjorka dan dibagikan di laman HackForums miliknya.

    Dari keterangan yang dibagikan olehnya, data tersebut berukuran 30GB dengan total data sebanyak 44,237,264. Data yang berhasil ia bobol antara lain nama, email, NIK, NPWP, nomor telepon, alamat, tanggal lahir, gender hingga pendapatan (per bulan, per tahun dan lainnya).

    Baca juga: Recap News: Pejabat RI Dimata-matai Israel hingga Kabar Duka Sepakbola

    Data yang ia bocorkan ini diklaim dibobol pada bulan November 2022 dan dibanderol dengan harga USD25 ribu atau sekitar Rp397 juta. 

    “MyPertamina adalah platform layanan keuangan digital dari Pertamina yang terintegrasi dengan aplikasi LinkAja. Aplikasi ini digunakan untuk pembayaran BBM non tunai di SPBU Pertamina,” tulis Bjorka dalam akunnya.

    Sebelum ‘hiatus’ dari aktivitasnya untuk membocorkan data-data warga Indonesia, Bjorka sempat memberi kode kalau dirinya mau membocorkan data dari aplikasi MyPertamina. Kala itu, ia mengatakan kalau dirinya mendukung para pendemo untuk memprotes kenaikan harga BBM oleh pemerintah.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini