icon-category Digilife

Ini Tips Terhindar dari Modus Stalking Modal AirTag

  • 10 Jan 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Apple AirTag (Dok. Onur Binay/Unsplash)

    Uzone.id - Perangkat pelacak dari Apple, AirTag hadir untuk menemukan dan melacak barang-barang yang gampang hilang. Contohnya, dompet yang rawat dicuri atau kunci yang rawan terselip di tempat-tempat tak terduga.

    Sayangnya, alat ini juga dijadikan alat pelacak oleh penguntit untuk melacak dan mengikuti gerak-gerik targetnya secara diam-diam.

    Nah, agar terhindar dari kejahatan stalking via alat pelacak AirTag, kalian bisa ikut beberapa cara untuk mendeteksi dan menonaktifkan pelacak tersembunyi tersebut.

    Periksa barang bawaan secara rutin

    Salah satu yang menjadi kesempatan para stalker melakukan aksinya adalah dengan cara menyusupkan perangkat pelacak seperti AirTag dalam barang bawaan korban secara diam-diam.

    Ukurannya yang kecil memang sangat memudahkan mereka untuk melakukan aksinya dalam waktu sekejap tanpa terlihat. Untuk menghindari aktivitas stalking lewat AitTag tak dikenal, kalian bisa memeriksa barang bawaan seperti tas, dompet dan Koper.

    Baca juga: Ketika AirTag Apple Lebih 'Berfaedah' untuk Stalker dan Pencuri

    Luangkan waktu untuk mengosongkan tas dan saku pakaian kalian setiap hari. Kalian bisa melakukannya setelah melakukan perjalanan dari luar, atau saat keluar dari kerumunan di tempat-tempat umum.

    Periksa untuk memastikan semua bagian dari barang kalian rapi dan tidak ada gumpalan mencurigakan. Tracker seperti AirTag atau Tile Slim cukup tipis untuk ditempatkan dengan mudah di bawah lapisan tas yang tidak terlihat. 

    Begitupun ketika kalian membawa koper, pastikan untuk tetap terkunci. Jangan lupa untuk tetap memeriksa barang ketika ingin dipakai atau ketika hendak keluar rumah.

    Periksa surat/paket yang diterima di luar rumah

    Siapa sangka jika alat pelacak bisa disisipkan di kotak paket atau surat fisik. Sebelum membawa surat dan paket yang diterima ke dalam rumah, alangkah baiknya untuk memeriksanya di luar. Jika memungkinkan, buang sampah kemasan kalian sebelum masuk ke dalam rumah/tempat tinggal kalian.

    Periksa Mobil atau Motor

    Jika kalian pengguna sepeda atau motor, luangkan waktu kalian untuk memeriksa sejenak bagian bawah jok motor untuk memastikan tidak ada benda kecil mencurigakan. 

    Untuk pengguna mobil, ada banyak tempat yang bisa digunakan untuk menjadi tempat alat pelacak bersembunyi. Misalnya, di balik plat nomor, bukaan antara kap dan kaca depan, lubang roda, dan di bagian bawah bumper depan dan belakang.

    Mencari alat pelacak

    Apple telah mengembangkan aplikasi anti-stalking yang akan membuat AirTag yang ikut dengan orang tak dikenal berbunyi. AirTag akan mulai berkicau antara 8 hingga 24 jam setelah berpisah dengan pemilik aslinya.

    Kalian akan mendapat notifikasi peringatan mengenai pelacakan ini untuk pengguna iOS 14,5 dan yang lebih baru.

    Jika kalian menemukan dan mengetuk ponsel ke AirTag, kalian bisa mendapat nomor seri dan informasi mengenai cara menonaktifkannya.

    Jika kalian pengguna Android, kalian bisa menggunakan fitur NFC Reader untuk mendapat nomor seri dan petunjuk untuk menonaktifkannya. 

    Apple juga bekerjasama dengan penegak hukum di dunia untuk kasus cyberstalking. Mereka juga telah menggunakan aplikasi ‘Tracker Detect’ di Google Play Store untuk pengguna Android dalam melacak AirTag.

    Baca juga: Ngeri, Seorang Model Jadi Korban Stalking Gara-gara AirTag

    Untuk melacak perangkat Tile, Macworld merekomendasikan BLE Scanner untuk pengguna Android dan Bluetooth BLE Device Finder di iOS untuk memindai pelacak secara manual.

    Cara mematikan alat pelacak 

    Perangkat AirTag sangat mudah untuk dimatikan, kalian tinggal mengetukkan alat tersebut ke ponsel lalu mendapat instruksi mengenai cara menonaktifkannya. 

    Jika smartphone Android kalian tak punya NFC, kalian bisa menonaktifkan AirTag dengan cara meletakkannya di antara jari-jari kalian, putar bagian perak ke belakang untuk membuka perangkatnya, lalu ambil baterainya.

    Berbeda dengan Tile Pro, jangan coba-coba untuk merusaknya karena akan menyebabkan ledakan cukup serius. Untuk menonaktifkannya, kalian bisa meredamnya dalam air, membekukannya, atau paling aman membawanya ke pihak berwajib.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini