Digilife

Jack Ma Nongol Sebentar, Saham Alibaba Langsung Melesat

  • 20 January 2021
  • Bagikan :
    Jack Ma Nongol Sebentar, Saham Alibaba Langsung Melesat

    Jack Ma (Foto: Bloomberg)

    Uzone.id - Selama tiga bulan terakhir, keberadaan pendiri Alibaba sempat misteri. Setelah muncul hari ini, Rabu, 20 Januari 2021, dalam video 50 detik, saham Alibaba pun langsung meroket.

    Video tersebut memang menampilkan orang terkaya di China itu kurang dari semenit. Namun siapa sangka jika dampaknya cukup luar biasa. Usai video itu beredar, saham perusahaan Alibaba yang terdaftar di Hong Kong langsung melonjak sampai 8,5 persen. 

    Tak hanya itu. Saham raksasa e-commerce yang terdaftar di New York juga naik 3,5 persen dalam perdagangan setelah jam kerja. Bahkan saham Hong Kong dari Alibaba Picture Group, studio film milik Jack Ma, berakhir naik 3 persen pada hari Rabu. Demikian dilansir Hollywood Reporter.

    Selama tiga bulan lamanya pendiri Alibaba itu tidak ada kabar. Berbagai spekulasi muncul terkait ketiadaaan informasi dari Jack Ma. Ada yang memprediksi ia meninggal karena terbunuh atau dipenjara.

    Baca juga: Jack Ma Disebut Sembunyi di Hangzhou, Saham Alibaba Naik 5 Persen

    Namun, baru-baru ini, ada kabar berembus soal keberadaan Jack Ma. BNO News dalam akun Twitter resminya mencuitkan bahwa Jack Ma yang tidak tidak terlihat di depan umum selama hampir tiga bulan, akhirnya muncul dalam video singkat dan mengatakan sesuatu.

    Terkait kabar kehilangannya beberapa bulan lalu, Jack Ma juga seharusnya tampil di acara final pada bulan November, tapi digantikan oleh Lucy Peng, seorang eksekutif Alibaba.

    Baca juga: Jack Ma Menghilang 2 Bulan, Saham Alibaba Turun 3%

    Menurut Financial Times, ketidakhadiran Jack Ma dari pertunjukan itu dikarenakan jadwal yang bentrok. Seorang kontestan yang mencapai final setelah sebelumnya dinilai oleh Jack Ma di awal musim, mengatakan, "Ada sesuatu yang terjadi di China terhadap Jack Ma atau sesuatu, jadi (Peng) masuk menggantikan."

    Hilangnya Jack Ma diduga ada keterkaitan dengan pidato keras yang dia berikan di Shanghai pada Oktober 2020, di mana mantan guru bahasa Inggris itu mengkritik aturan perbankan China dan menyerukan perubahan.

    VIDEO: Oppo Reno5 Review, Plus Minus Sebelum Dibeli

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini