icon-category Telco

Kominfo Pilih 5 LPS untuk Multiplexing TV Digital

  • 21 Jan 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi (Foto: Diego Gonzalez / Unsplash)

    Uzone.id - Lima grup Lembaga Penyiaran Swasta telah ditetapkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) jadi penyelenggara multipleksing (MUX) dalam implementasi Program Digitalisasi Penyiaran atau Analog Switch Off (ASO).

    Lima grup LPS yang terpilih adalah Media Group, Surya Citra Media (SCM), Trans, Media Nusantara Citra (MNC); dan Rajawali Televisi (RTV).

    Namun, masih ada tahapan lagi yang harus dilewati lima LPS tersebut, yakni uji laik operasi. Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengatakan hal itu dalam dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI dan Rapat Dengar Pendapat dengan Dewan Pengawas dan Direktur Utama LPP TVRI mengenai Pelaksanaan Digitalisasi Penyiaran, di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (18/01/2022).

    BACA JUGA: Seminggu Berlalu, Ghozali Everyday (Masih) Disorot Kominfo

    “Lembaga penyiaran yang dimaksud masih harus melalui tahap uji laik operasi yang mencakup coverage dan kualitas untuk mendapatkan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP),” kata Johnny.

    Selain lima grup LPS di atas, Kominfo tengah melakukan evaluasi untuk dua grup penyelenggara multipleksing di 12 provinsi yakni Viva dan BSTV, sedangkan satu grup lainnya yakni NTV tidak ikut serta.

    Untuk penyelenggara multipleksing di 22 provinsi terdapat enam grup LPS: Media, SCM, Trans, Viva, NTV, dan MNC.

    Johnny menjelaskan, LPS yang tidak menjadi penyelenggara multipleksing masih dapat bersiaran dengan melakukan kerja sama dalam bentuk sewa slot multipleksing, seperti yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar).

    BACA JUGA: Gen Z Harus Tahu, Ini Cara Maksimalkan Samsung Galaxy S21 FE 5G

    Kemudian, merujuk ketentuan Pasal 78 ayat 7 dan 8 Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Postelsiar, penetapan penyelenggara multipleksing melalui evaluasi berlaku untuk LPS jasa penyiaran televisi yang telah melakukan investasi dan telah menyenggarakan multipleksing sebelumnya.

    “Sementara itu, mekanisme seleksi dilakukan pada wilayah layanan siaran yang belum ditetapkan penyelenggara multipleksingnya,” kata Johnny.

    112 Wilayah ASO

    Ada tiga tahapan ASO yang akan diimplementasikan di Indonesia, tahap pertama tanggal 30 April 2022 di 56 wilayah layanan siaran di 166 kabupaten dan kota, tahap kedua dilaksanakan paling lambat tanggal 25 Agustus 2022 di 31 wilayah layanan siaran di 110 kabupaten dan kota, dan tahap ketiga pada 2 November 2022 di 25 wilayah layanan siaran di 65 kabupaten dan kota.

    Total ada 112 wilayah layanan siaran di 341 kabupaten dan kota yang menjadi wilayah implementasi ASO.

    Wilayah Tahap 1

    Aceh

    Aceh-1: Kab. Aceh Besar dan Kota Banda Aceh

    Aceh-2: Kota Sabang

    Aceh-4: Kab. Pidie, Kab. Bireuen, dan Kab. Pidie Jaya

    Aceh-7: Kab. Aceh Utara dan Kota Lhoksumawe

    Sumut, Sumbar

    Sumatra Utara-2: Kab. Karo, Kab. Simalungun, Kab. Asahan, Kab. Batu Bara, Kota Pematangsiantar, dan Kota Tanjung Balai

    Sumatra Utara-5: Kab. Dairi dan Kab. Pakpak Bharat

    Sumatra Barat-1: Kab. Solok, Kab. Sijunjung, Kab. Tanah Datar, Kab. Padang Pariaman, Kab, Agam, Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, dan Kota Pariaman

    Riau

    Riau-1: Kab. Kampar dan Kota Pekanbaru

    Riau-4: Kab. Bengkalis, Kab. Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai

    Jambi, Sumsel, Bengkulu

    Jambi-1: Kab. Batanghari, Kab. Muaro Jambi, Kota Jambi, dan Kab. Sarolangun

    Sumatra Selatan-1: Kab. Ogan Komering Ilir, Kab. Banyuasin, Kab. Ogan Ilir, dan Kota Palembang
    Bengkulu-1: Kab. Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu

    Lampung, BaBel, Kep. Riau

    Lampung-1: Kab. Lampung Selatan, Kab. Lampung Tengah, Kab. Lampung Timur, Kab. Pesarawan, Kab. Pringsewu, Kota Bandar Lampung, dan Kota Metro

    Kepulauan Bangka Belitung-1: Kab. Bangka Tengah dan Kota Pangkal Pinang

    Kepulauan Riau-1: Kab. Bintan, Kab. Karimun, Kota Batam, dan Kota Tanjung Pinang

    Jawa Barat

    Jawa Barat-2: Kab. Garut

    Jawa Barat-3: Kab. Cirebon, Kab. Kuningan, dan Kota Cirebon

    Jawa Barat-4: Kab. Ciamis, Kab. Pangandaran, Kab. Tasikmalaya, Kota Banjar, dan Kota Tasikmalaya

    Jawa Barat-7: Kab. Cianjur

    Jawa Barat-8: Kab. Majalengka dan Kab. Sumedang

    Jawa Tengah

    Jawa Tengah-2: Kab. Blora

    Jawa Tengah-3: Kab. Pekalongan, Kab. Pemalang, Kab. Tegal, Kota Pekalongan, Kota Tegal

    Jawa Tengah-6: Kab. Rembang, Kab. Pati, dan Kab. Jepara

    Jawa Tengah-7: Kab. Cilacap, Kab. Banyumas, Kab. Purbalingga, dan Kab. Brebes

    Jawa Timur

    Jawa Timur-3: Kab, Sampang, Kab. Pamekasan, dan Kab. Sumenep

    Jawa Timur-4: Kab. Lumajang, Kab, Jember, dan Kab. Bondowoso

    Jawa Timur-5: Kab. Situbondo

    Jawa Timur-6: Kab. Banyuwangi

    Jawa Timur-10: Kab. Pacitan

    Banten

    Banten-1: Kab. Serang, Kota Cilegon, dan Kota Serang

    Banten-2: Kab. Pandeglang

    Bali

    Kab. Jembrana, Kab. Tabanan, Kab. Badung, Kab. Gianyar, Kab. Klungkung, Kab. Bangli, Kab. Karangasem,

    Kab. Buleleng, dan Kota Denpasar

    Nusa Tenggara Barat

    Nusa Tenggara Barat-1: Kab. Lombok Barat, Kab. Lombok Tengah, Kab. Lombok Timur, dan Kota Mataram;

    Nusa Tenggara Timur

    Nusa Tenggara Timur-1: Kabupaten Kupang dan Kota Kupang

    Nusa Tenggara Timur-3: Kab. Timor Tengah Utara; (36). Nusa Tenggara Timur-4: Kab. Belu dan Kab. Malaka

    Kalimantan

    Kalimantan Barat-1: Kab. Mempawah, Kab. Kubu Raya, dan Kota Pontianak

    Kalimantan Selatan-2: Kab. Tapin, Kab. Hulu Sungai Selatan, Kab. Hulu Sungai Tengah, Kab. Hulu Sungai

    Utara, dan Kab. Balangan

    Kalimantan Selatan-3: Kab. Kotabaru

    Kalimantan Selatan-4: Kab. Tabalong

    Kalimantan Tengah-1: Kab. Pulang Pisau dan Kota Palangkaraya

    Kalimantan Timur-1: Kab. Kutai Kartanegara, Kota Samarinda, dan Kota Bontang

    Kalimantan Timur-2: Kab. Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan

    Kalimantan Utara-1: Kab. Bulungan dan Kota Tarakan

    Kalimantan Utara-3: Kab. Nunukan

    Sulawesi

    Sulawesi Utara-1: Kab. Minahasa, Kab. Minahasa Utara, Kota Manado, Kota Bitung, dan Kota Tomohon

    Sulawesi Tengah-1: Kab. Sigi dan Kota Palu

    Sulawesi Selatan-1: Kab. Takalar, Kab. Gowa, Kab. Maros, Kab. Pangkajene Kepulauan, dan Kota Makassar

    Sulawesi Tenggara-1: Kab. Konawe, Kab. Konawe Selatan, Kab. Konawe Utara, Kab. Konawe Kepulauan, dan Kota Kendari

    Gorontalo-1: Kab. Gorontalo, Kab. Bone Bolango, Kab. Gorontalo Utara, Kota Gorontalo, Kab. Boalemo

    Sulawesi Barat-1: Kab. Mamuju

    Maluku, Papua

    Maluku-1: Kab. Seram Bagian Barat dan Kota Ambon

    Maluku Utara-1: Kab. Halmahera Barat dan Kota Ternate

    Papua-1: Kab. Jayapura, Kab. Keerom, dan Kota Jayapura

    Papua Barat-1: Kab. Sorong dan Kota Sorong

    Papua Barat-2: Kab. Manokwari, Kab Manokwari Selatan, dan Kab. Pegunungan Arfak.

     

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini