Digilife

KPAI Benarkan Data Pengaduan Online Bocor

  • 22 October 2021
  • Bagikan :
    KPAI Benarkan Data Pengaduan Online Bocor

     

    Uzone.id - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra mengklarifikasi isu terkait bocornya database yang dimiliki oleh institusinya. Dia menduga data-data itu berasal dari layanan pengaduan online di situs resmi KPAI.

    Jasra menyebut jika mereka memang memiliki sistem pengaduan online. Kasus ini pun telah dibawa KPAI ke ranah hukum. Mereka telah meminta pihak berwajib untuk mengusutnya.

    "Kami punya sistem pengaduan online, ada di website kpai.go.id. Di duga data ini yang diretas. Sudah ada tim yang mengecek dugaan kebocoran tersebut dan kami sudah menyampaikan kasus ini ke Mabes Polri," ujar Jasra, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 22 Oktober 2021.

    Baca juga: Lagi! Data Bocor, Kali Ini Milik KPAI

    Ditambahkan Ketua KPAI, Susanto, pihaknya telah melaporkan tindak pencurian ini kepada Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

    "Pada tanggal 18 Oktober 2021, KPAI telah menyampaikan laporan kepada Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri dan pada tanggal 19 Oktober 2021, KPAI telah menyampaikan surat kepada Badan Siber dan Sandi Negara," kata Susanto, seperti dikutip dari Suara.com.

    Pihak Kemenkominfo, melalui juru bicaranya, Dedy Permadi, juga mengaku akan mendalami isu kebocoran data tersebut.

    "Sedang kami dalami," katanya.

    BACA JUGA: Ingin Kayak Rachel Vennya? Cek Dulu Pengaruh Buruk Jadi Selebgram

    Indonesia lagi-lagi menjadi bahan jualan di situs Raid Forums. Kali ini, data para pengadu kasus ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang dijual oleh oknum hacker di situs tersebut.

    Diketahui, database milik KPAI itu diperjualbelikan di forum jual beli itu oleh seseorang dengan nama akun C77. Mereka mengklaim jika semua data itu valid dan telah mereka tarik dari server yang 'berlubang' di KPAI.

    C77 menuliskan penawaran untuk menjual semua database KPAI yang mereka miliki dengan tajuk 'Leaked Database KPAI'. Postingan penawaran itu diunggah pada 13 Oktober 2021. C77 memberikan beberapa contoh data yang ada. Sampel data tersebut berisi nama, nomor identitas, kewarganegaran, nomor telepon, agama, pekerjaan, pendidikan, alamat email, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, tempat tinggal dan usia.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini