icon-category Digilife

Lawan Twitter dkk, Donald Trump Luncurkan Media Sosial Baru

  • 21 Oct 2021 WIB
  • Bagikan :

    Foto ilustrasi: Darren Halstead/Unsplash

    Uzone.id - Akun media sosial mantan presiden AS, Donald Trump, telah ditangguhkan selama beberapa tahun oleh Facebook dan YouTube dan bahkan secara permanen di Twitter. 

    Awal bulan Oktober ini, Trump meminta hakim distrik AS untuk memberikan perintah pada Twitter agar akunnya dipulihkan kembali. Namun, permintaan tersebut dianggap sebagai angin lalu oleh pihak media sosial tersebut.

    Larangan dan penangguhan tersebut mendorong Trump membuat media sosialnya sendiri bernama Truth Social. Platform ini dibuat Trump dengan tujuan ‘menentang tirani para raksasa teknologi.’

    Baca juga: Terkuak! Isi Email Bill Gates Saat Goda Karyawan Microsoft

    Jason Miller, penasihat senior Trump pada bulan Maret menyebutkan jika mantan presiden AS tersebut akan kembali ke sosial media dengan aplikasi buatan sendiri.

    “Saya menciptakan Truth Social dan TMGT untuk melawan tirani Big Tech. Kita hidup di sebuah dunia di mana para Taliban hadir di Twitter, tapi presiden favorit Amerika malah dibungkam,” kata Trump. 

    Pengumuman peluncuran sosial media baru ini disampaikan oleh Donald Trump pada Rabu, 20 Oktober 2021 dalam sebuah siaran pers, dikutip dari Cnet, Kamis, 21 Oktober 2021.

    ‘Saya sangat bersemangat untuk berbagi ide tentang Truth Social dan melawan para Big Tech,” tambah Trump.

    Trump Media and Technology Group mengatakan bahwa versi beta dari jejaring sosial ini akan segera diluncurkan pada November secara terbatas. Rencananya, peluncuran lebih luas akan dilakukan pada kuartal pertama 2022.

    Baca juga: Trump Ngadu ke Pengadilan, Minta Twitter Pulihkan Akunnya

    Siaran pers tersebut juga mengatakan bahwa TMTG akan bergabung dengan salah satu perusahaan di Miami bernama Digital World Acquisition Group untuk membentuk perusahaan baru yang dipimpin oleh Trump.

    Beberapa bulan lalu, para pendukung Trump membuat aplikasi sendiri agar mantan presiden AS tersebut bisa merasa aman dan bergabung ke sosial media bernama GETTR. Sayangnya, baru juga diresmikan, sosial media tersebut malah kena hack.

     

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini