icon-category Digilife

Makin Merajalela, Kejahatan Ransomware Naik 400 Persen di 2020

  • 18 Feb 2021 WIB
Bagikan :

 

Uzone.id - Sebuah studi yang dilakukan oleh perusahaan keamanan siber, Deep Instinct menunjukkan jika tahun lalu merupakan tahun yang sangat menyeramkan bagi para perusahaan yang terkena ransomware. Aksi ransomware atau pemerasan yang dilakukan hacker meningkat 435 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dilansir melalui Betanews, Kamis, 18 Februari 2021, Deep Instinct mengungkap jika secara keseluruhan, kejahatan malware meningkat sebesar 358 persen dibanding 2019. Sedangkan ransomware sendiri naik 435 persen.

Baca juga: Kaspersky, UKM Mulai Jadi Target Serangan Siber

Laporan ini merupakan hasil analisa dari jutaan serangan yang terjadi sepanjang tahun. Mereka menyebut jika distribusi malware Emotet naik sampai 4000 persen sementara ancaman malware yang menyerang ponsel Android naik 263 persen.

Tahun lalu, masih menurut laporan Deep Instinct, aktivitas berbahaya di perangkat komputer menunjukkan kemasifannya pada bulan Juli. Di bulan itu tercatat ada peningkatan sampai 653 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019.

Yang menarik, dokumen-dokumen berbasis Microsoft Office merupakan yang paling banyak digunakan untuk memanipulasi korban. Serangan dengan menggunakan Microsoft Office naik 112 persen.

Baca juga: 1,2 Juta Akun PUBG Diblokir karena Curang

"Kami telah melihat pandemi mempercepat transformasi bisnis perusahaan untuk menjalankan bisnis online, sementara peralihan mendadak ke model kerja dari rumah (WFH) berpotensi memperluas serangan. Tidak heran jika tim IT mengalami kesulitan mengikuti serangan gencar dari setiap jenis yang berbeda," ujar Guy Caspi, co-Founder dan CEO dari Deep Instinct.

Masalahnya, kata Guy, tidak terbatas pada banyaknya volume serangan. Penelitian mereka menunjukkan bahwa serangan telah berevolusi menjadi semakin canggih dengan taktik yang membuat deteksi makin sulit.

 

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini