icon-category Digilife

Makin Mirip Manusia, ChatGPT Bisa Ingat Obrolan dengan Pengguna

  • 19 Feb 2024 WIB
Bagikan :

Uzone.id OpenAI terus melakukan peningkatan pada chatbot AI-nya, ChatGPT agar gak kalah canggih dari Gemini Google yang baru merilis versi terbarunya.

Agar makin mirip manusia, ChatGPT sedang mengembangkan fitur yang bisa mengingat isi percakapan dengan pengguna, sehingga obrolan selanjutnya menjadi lebih ‘nyambung’.

Salah satu yang jadi kelemahan ngobrol dengan AI adalah semua akan kembali ke awal ketika percakapan selesai. Mereka takkan mengingat siapa atau apa yang kalian tanyakan sebelumnya.

Nah, OpenAI pun sedang memperbaiki celah ini, dimana nantinya AI akan mengingat detail penting dari percakapan sebelumnya dan menerapkan konteks tersebut pada pertanyaan saat ini.

Contoh penerapannya, kalian bisa memberi tahu ChatGPT untuk mengingat sesuatu, seperti nama kalian, atau kalian alergi pada makanan apa, atau hobi kalian. Nah, selanjutnya, ChatGPT akan menyimpan dan mengingat data ini, lalu diterapkan pada percakapan dan tugas di kemudian hari.

Contoh lainnya, misalnya kalian menceritakan buku yang telah kalian baca. Nantinya, chatbot ini akan mengingat buku mana yang sudah kalian baca dan genre apa yang kalian suka.

Sistem juga akan mengingat data lainnya seiring berjalannya waktu sehingga secara alami akan menyimpan data saat Anda melakukan kueri.

“Tujuannya adalah agar chatbot menjadi lebih pintar dan, yang lebih penting, selaras dengan kebutuhan spesifik kalian,” tulis ChatGPT, dikutip dari Engadget, Jumat, (16/02).

Memori ChatGPT ini tidak jauh berbeda dengan cara kerja media sosial seperti TikTok, Instagram dan lainnya, dimana mereka akan menyesuaikan konten di timeline pengguna sesuai dengan kebiasaan pencarian agar makin selaras dengan keinginan pengguna.

Data-data dan kebiasaan tersebut dimanfaatkan untuk membuat profil pengguna unik, yang digunakan untuk mengembangkan algoritma yang dipersonalisasi.

Namun, hal ini erat kaitannya dengan masalah privasi. Oleh karena itu, OpenAI mengatakan pengguna akan memiliki kendali atas memori ChatGPT, dimana kalian bisa meminta chatbot untuk melupakan/menghapus data tersebut dan ChatGPT akan mematuhinya.

Fitur ini masih dalam tahap layanan beta untuk saat ini, dan baru diluncurkan ke “sejumlah kecil” pengguna ChatGPT gratis dan Plus. OpenAI berencana untuk membagikan fitur ini dalam beberapa minggu ke depan.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini