icon-category Technology

Mungkin Nggak ya, Commuterline Punya Wi-Fi?

  • 24 Jan 2019 WIB
  • Bagikan :
    (Foto: Mitchell Ng Liang an/Unsplash)
     
    Uzone.id — Namanya juga berandai-andai, boleh dong setinggi langit. Demi kenyamanan perjalanan, kayaknya seru ya membayangkan kereta commuterline dilengkapi oleh koneksi Wi-Fi. Mungkin nggak sih, kira-kira?
     
    Di dunia ini apa saja bisa kejadian, gaes. Soal Wi-Fi di commuterline bagi kita-kita ini yang “anak kereta banget” juga mungkin! 
     
    Dari penuturan Nughroho A. Wibowo selaku GM Network Engineering & Project Telkomsel Jabodetabek Jabar, teknologi Wi-Fi on-board pada rangkaian kereta commuterline tentu sangat mungkin diimplementasikan.
     
    "Urusan itu tergantung dari PT Kereta Commuter-nya, kalau pihak mereka merasa sudah waktunya butuh Wi-Fi, silakan saja. Tergantung kebijakan mereka," kata Nughroho saat berbincang santai dengan sejumlah media di Jakarta Pusat, Rabu sore (23/1).
     
    Baca juga: Wahai Anak Kereta, Streaming YouTube di Commuterline Bakal Makin Lancar Lho
     
    Sementara dari sisi operator seluler, Nughroho memberikan sudut pandang yang berbeda. Menurutnya, penggunaan Wi-Fi sebagai fasilitas publik tentu menyenangkan dan sebagai bentuk pelayanan dari pemerintah. Tapi, belum tentu nantinya dapat membuat kegiatan hiburan seperti streaming video YouTube atau nonton film jadi makin lancar.
     
    "Pakai Wi-Fi itu 'kan satu source dipakai ramai-ramai, kalau diletakkan di tiap gerbong dan satu gerbong isinya ada 80 orang, sinyalnya makin mengecil dan bisa jadi lemot-lemot juga. Sedangkan kalau pakai seluler, kita [Telkomsel] bisa menghitung kapasitasnya," lanjutnya.
     
    Belum lagi persoalan source jaringan yang kalau misalnya tetap terhambat jika memasuki area-area tertentu. Ujung-ujungnya jelek juga.
     
    Baca juga: 5 Tipe Penumpang Commuterline di Gerbong Cewek
     
    Nughroho juga menambahkan, sebenarnya dari pihak perusahaan operator seluler seperti Telkomsel bisa saja mempertimbangkan bikin teknologi khusus seperti BTS mini yang diletakkan di dalam kereta, lalu sinyalnya 'ditembak' keluar seperti ke satelit. Namun hal itu tentu harus memikirkan soal biaya.
     
    "Teknologi seperti itu juga bisa saja kami pertimbangkan, tapi balik lagi, lebih efisien mana -- teknologi baru itu, atau peningkatan kapasitas jaringan dari luar agar kualitasnya lebih bagus," imbuhnya.
     
    Untuk saat ini, Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi sedang memprioritaskan jaringan seluler yang berada di luar, dalam hal ini tentu saja BTS yang berada di dekat lintasan rel kereta commuterline.
     
    "Kalau jaringan sudah kuat dan bisa menampung ribuan orang di dalam kereta yang lewat dalam hitungan menit, 'kan enak. Jaringan kalau sudah kuat, mau diapa-apain ke depannya sudah siap," tutup Nughroho.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini