Telco

Operator Dukung Program Kuota Internet Gratis Pemerintah untuk Pelajar dan Guru

  • 22 September 2020
  • Bagikan :
    Operator Dukung Program Kuota Internet Gratis Pemerintah untuk Pelajar dan Guru

    (Ilustrasi foto: Matam Jaswanth / Unsplash)

    Uzone.id -- Program pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait pemberian kuota internet gratis untuk para pelajar, guru, mahasiswa, dan dosen di Indonesia turut menggandeng perusahaan operator seluler sebagai penyedia layanan.

    Dikatakan Wakil Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Merza Fachys semua perusahaan operator seluler yang tergabung di dalam ATSI mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah untuk pelaksanaan kebijakan bantuan kuota data internet ini.

    Dijelaskannya, kuota internet subsidi ini diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan pembelajaran jarak jauh yang harus dijalani saat ini karena adanya pandemi. Aktivitas ini tentunya mengandalkan ketersediaan dan jaringan internet yang memadai.

    “Kami menyadari koneksi internet berperan penting dalam penyelenggaraan program ini dan sepenuhnya mendukung pemerintah supaya pendidikan tetap bisa berjalan dengan lancar di seluruh wilayah RI. Semoga melalui kerja sama ini, baik pelajar maupun pengajar dapat sama-sama menjaga semangatnya dan terus berprestasi,” tutur Merza dalam pernyataan resminya yang diterima Uzone.id pada Selasa (22/9), mewakili Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, Hutchison 3 Indonesia, dan Smartfren.

    Baca juga: Ini Teknis Distribusi Kuota Internet Gratis dari Pemerintah

    Diketahui, Pengadaan Kuota Data Internet dari seluruh penyedia layanan telekomunikasi seluler bergerak menggunakan tarif yang telah diatur melalui kebijakan yang ditetapkan oleh Kemendikbud.

    Sedangkan proses penyaluran, penentuan pihak yang berhak menerima serta hal teknis lainnya terkait bantuan kuota internet, dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2020 mengenai Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020.

    Bakal pastikan nomor seluler yang invalid
    Dari deretan tahapan yang dilakukan pemerintah terkait alur distribusi kuota data gratis ini, operator seluler juga berperan untuk memverifikasi data terkait nomor yang sekiranya masih aktif atau tidak.

    “Untuk mekanisme, Pusdatin [Pusat Data dan Informasi] sebagai bagian dari Kemendikbud memfasilitasi masing-masing sekolah untuk mengumpulkan data, kemudian kami melakukan verifikasi nomor untuk memastikan tidak ada nomor yang invalid,” ungkap Tri Wahyuningsih selaku Group Head Corporate Communication XL Axiata secara terpisah saat dihubungi Uzone.id.

    Dia melanjutkan, “nanti masing-masing operator akan melaporkan status pemberian paket datanya ke Pusdatin. Dan untuk saat ini kami juga masih berkoordinasi untuk teknis implementasi penyaluran kuotanya tersebut.”

    Sementara itu pihak ATSI juga mengatakan, masing-masing operator telekomunikasi juga menyelenggarakan inisiatif berupa paket dengan harga terjangkau maupun kartu perdana untuk peserta didik di tanah air.

    Baca juga: Rincian Kuota Gratis dari Pemerintah untuk Murid dan Guru

    Lewat inisiatif ini pihak operator berharap masyarakat akan lebih mudah mengakses sarana penunjang pendidikan jarak jauh.

    “Kami berharap dapat memastikan ketersediaan produk terutama kartu perdana dengan paket khusus dengan lebih mudah dan terjangkau untuk masyarakat yang belum menggunakan layanan Telkomsel,” ujar Denny Abidin selaku Vice President Corporate Communications Telkomsel kepada Uzone.id secara terpisah.

    Seperti yang sudah diwartakan sebelumnya, ada beberapa rincian paket kuota internet gratis yang akan diterima sesuai dengan jenjang pendidikan. Berikut detailnya:

    • Peserta didik PAUD: 20GB/bulan, 5GB untuk kuota umum dan 15GB kuota belajar
    • Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah: 35GB/bulan, 5GB untuk kuota umum dan 30GB kuota belajar
    • Pendidik PAUD, jenjang pendidikan dasar, dan menengah: 42GB/bulan, 5GB untuk kuota umum dan 37GB kuota belajar
    • Mahasiswa dan dosen: 50GB/bulan, 5GB kuota umum dan 45GB kuota belajar

    Di dalam program ini, bentuk bantuan yang diberikan pemerintah adalah berupa kuota data internet dengan rincian dibagi atas kuota umum dan kuota belajar.

    Kuota umum adalah kuota yang dapat digunakan untuk mengakses semua laman dan aplikasi apapun, sementara kuota belajar adalah kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses situs dan aplikasi khusus pembelajaran. Daftar situs dan aplikasinya bisa dilihat di sini.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini