icon-category Digilife

Pemerintah Targetkan 50 Kota Jadi Smart City Tahun Depan

  • 02 Dec 2022 WIB
Bagikan :
Foto: Webinar Gerakan Smart City, Kamis, (01/12)

Uzone.id - Gerakan Smart City yang digagas oleh Kemenkominfo sudah berjalan kurang lebih 5 tahun semenjak tahun 2017.

Bambang Dwi Anggono, Direktur LAIP, Kamis, (01/12) mengatakan bahwa gerakan ini membimbing kabupaten dan kota dalam membangun rencana berbasis digitalisasi.

“Gerakan Smart City telah dilakukan dari tahun 2017 hingga 2022 ini dengan jumlah kabupaten kota yang kami bimbing dan kawal perencanaannya mencapai 198 kabupaten/kota,” kata Bambang.

Baca juga: Waspada Modus ‘SMS to Telegram’, Cara Baru Curi OTP Mobile Banking

Selanjutnya, Bambang mengatakan tahun di tahun 2023, pemerintah menargetkan 50 kabupaten kota untuk ikut serta dalam gerakan Smart City.

Selain itu, pemerintah juga akan menyelenggarakan program Smart Province yang akan merumuskan inovasi pembangunan tinglat provinsi namun juga mengkoordinasi Smart City di wilayahnya masing-masing.

“Kami akan memilih setidaknya 2 provinsi yang akan kami dampingi dalam menyusun Smart Province di tahun 2023,” tambah Bambang.

Gerakan Smart City ini mendorong setiap wilayah untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi, baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat maupun mengakselerasikan potensi yang ada di masing-masing daerah.

Sebuah kota dapat dikatakan Smart City apabila di dalamnya lengkap dengan infrastruktur dasar, termasuk memiliki sistem transportasi yang lebih efisien dan terintegrasi. 

Baca juga: Data WhatsApp Bocor, Pengamat Ungkap Cara Hacker Kumpulkan Data

Konsep ini ditujukan untuk meningkatkan mobilitas, menciptakan kualitas hidup, bangunan ramah lingkungan dan memakai sumber energi terbarukan.

Pembangunan smart city juga diarahkan untuk melakukan harmonisasi antar sektor di pemerintah daerah, dan inisiatif di daerah dengan pemda, pemerintah pusat termasuk dunia usaha bahkan sampai negara lain.

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini