Digilife

Peran Fintech Bantu Bangkitkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Manado

  • 04 April 2021
  • Bagikan :
    Peran Fintech Bantu Bangkitkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Manado

    Uzone.id – Pengembangan wilayah pariwisata khusus disebutkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitarnya, termasuk di Sulawesi Utara. Pengembangan bidang jasa keuangan yang digabungkan dengan teknologi atau disebut juga fintech berkontribusi untuk bantu bangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif.

    Banyak yang menganggap digitalisasi ekonomi dapat mematikan berbagai lapangan pekerjaan. Padahal fintech sendiri membawa banyak manfaat seperti membantu UMKM mendapat modal usaha dengan bunga lebih rendah, menyediakan layanan finansial, serta mendukung inklusi keuangan.

    Di masa pandemi, ada 37 persen pengguna yang baru menggunakan layanan ekonomi digital. Sebanyak 62 persen masyarakat Indonesia juga lebih berhati-hati dalam bertransaksi menurut McKinsey & Company 2020

    Pada webinar Generasi Djempolan yang didukung oleh Kredivo pada 31 Maret 2021, Kredivo memaparkan bagaimana fintech dapat membangkitkan pariwisata di Sulawesi Utara terlebih kota Manado.

    Baca juga: Waduh Menkeu Sri Mulyani Dapat SMS Pinjaman Online Tiap Hari

    Lily Suriani, General Manager Kredivo menyampaikan bahwa provinsi Sulawesi Utara sendiri cukup aktif berpartisipasi dalam memanfaatkan layanan fintech. Terdapat 49 persen pengguna Kredivo yang berasal dari Manado, meningkat dari 47 persen dari tahun 2019.

    Perhatian Kredivo terhadap Manado juga sejalan dengan program yang dilaksanakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dino Milano, Direktur Group Inovasi Keuangan Digital OJK menyampaikan bahwa OJK berusaha untuk memancing potensi yang ada hingga bisa mendorong pengusaha kreatif di Indonesia, khususnya di Manado.

    Baca juga: Tiktok Rambah Dunia Fintech

    “Hal ini seiring dengan strategi inklusi keuangan yang bertujuan memperluas akses keuangan masyarakat terhadap layanan keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Tujuan akhirnya adalah pemerataan pendapatan dan pemberantasan kemiskinan” ujar Dino. 

    Dino juga menyampaikan bahwa tingkat inklusi dan literasi di Indonesia terus meningkat. Dari survei nasional OJK berkala, pertumbuhannya dari 8 persen menjadi 38 persen dari tahun 2016 ke tahun 2019.

    “Penggunaan layanan fintech di Sulawesi Utara sudah terakumulasi 154,000 rekening yang turun bertransaksi dan mencapai transaksi hingga Rp1 Miliar di Sulawesi Utara menurut data dari OJK” tambah Dino. 

    Dino juga turut membagikan beberapa tips sebelum menggunakan layanan fintech sebagai berikut:

    1. Pahami manfaat dan tujuan penggunaan fintech.
    2. Perhatikan legalitas fintech, pastikan sudah tercatat dan berizin di OJK.
    3. Perhatikan syarat dan ketentuan fintech-nya. Baca dengan seksama perhatikan detailnya.
    4. Perhatikan kinerja fintech (reputasi, alur kerjasama, partner).
    5. Perhatikan kanal pengaduan fintech dan seberapa responsif kanal tersebut.

    Dengan pelaksanaan Webinar Generasi Djempolan, besar harapan Kredivo agar Millennials dapat merasa terbantu untuk mendorong kegiatan ekonomi melalui kegiatan usaha karena Kredivo dapat membantu pembiayaan konsumen untuk usaha bisnis atau penggunaan pribadi. 

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini