icon-category Auto

Perhatikan Ban Mobil Agar Nyaman Berkendara di Musim Hujan

  • 21 Sep 2020 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id - Sudah mau musim hujan nih. Asik jadi gak panas dan gerah, tapi tetap perlu perhatian khusus pada sejumlah sektor di mobil ketika kalian berkendara di tengah hujan.

    Paling vital biasanya sektor ban. Karena biar bagaimanapun, ban jadi piranti yang bersentuhan dengan permukaan jalan, sehingga kondisi dan cara memperlakukannya saat hujan perlu perhatian lebih.

    Jangankan banjir, bahkan saat musim hujan, genangan air aja bisa mengurangi traksi ban dan menyebabkan banyak potensi kecelakaan. Sehingga sebelum berkendara di musim hujan, ada baiknya memperhatikan beberapa hal.

    BACA JUGA: Carry Selamatkan Suzuki dari Serangan Pandemi

    Kondisi Fisik Ban

    Kondisi fisik ban harus kalian perhatikan. Pastikan semuanya masih dalam kondisi yang baik dan layak pakai. Minimal, masih punya kembangan yang diatas batas toleransi penggunaan.

    Dengan kembangan yang masih baik, bisa mengurangi gejala aquaplaning atau hydroplaning, karena aliran air yang dilindar bisa dibuang dengan baik dan tidak menganggu traksi.

    Biasanya, pada dinding ban ada tanda segitiga panah untuk menunjukkan batas toleransi kembangan ban masih layak pakai atau tidak, nah, kita bisa megacu pada tanda tersebut.

    Tekanan Angin

    Setelah kondisi fisik ban baik, selanjutnya tinggal memperhatikan tekanan angin ban. Sejumlah mobil-mobil baru sudah ada yang punya sensor tekanan angin ban, sehingga lebih mudah di pantau.

    Tapi kalau belum punya, ya ada baiknya rajin-rajin mengecek kondisi tekanan angin ban mobil kalian. Untuk ban dan pelek standar pabrikan, seberapa besar tekanan angin depan dan belakang bisa kalian lihat di stiker yang biasanya ada di frame pintu pengemudi.

    Tekanan angin yang terlalu kencang saat jalanan basah, bisa mengurangi traksi dan berpotensi sering selip, sebaliknya, kalau tekanan angin kurang, ditambah genangan air, maka akan membuat laju mobil jadi berat, mesin lebih bekerja keras dan ujung-ujungnya boros BBM.

    Bersihkan Rem Sehabis Berkendara

    Sistem pengereman juga jadi penting saat musim hujan. Dan ketika berkendara saat hujan, biasanya sistem pengereman basah dan kotor dan kalau tidak segera dibersihkan, akan berpotensi menimbulkan karat.

    Karenanya, sebisa mungkin sebelum dan sesudah berkendara saat hujan, kondisi rem dan piringan cakram baiknya dalam kondisi bersih. Cukup gunakan air bersih untuk membersihkannya.

    VIDEO Bikin Mobil Pakai Teknologi Pesawat

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini