icon-category Digilife

Presiden Dilawan, Apple Bikin Donald Trump Geram

  • 17 Jan 2020 WIB
  • Bagikan :

    Ilustrasi iPhone (Foto: Uzone.id)

    Uzone.id -  Bukan sekali ini, Apple harus berurusan dengan privasi pengguna iPhone. Demi pelanggan, perusahaan itu sangat menjaganya, bahkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pun dilawan.

    Trump dibuat geram oleh Apple, karena menolak untuk membuka enkripsi salah satu iPhone. Bukan sembarang iPhone, karena itu adalah iPhone seorang penjahat.

    Dia adalah perwira AL AS yang melakukan penembakan secara brutal di markas angkatan laut, Florida, beberapa bulan lalu.

    Saking kesalnya, Trump menyampaikan hal tersebut lewat cuitan di Twitter. Dia bilang, bagaimana mungkin Apple yang diberi kemudahan berbisnis, kok malah mempersulit pemeriksaan.

    Baca juga: Mengenang 13 Tahun iPhone

    “Kami membantu Apple terkait perang dagang dengan China dan sebagainya. Namun, Apple menolak untuk membuka kunci enkripsi iPhone yang digunakan oleh para pembunuh, pengedar narkoba, dan unsur-unsur kriminal lain,” tegas Trump di Twitter.

    Apple bukannya tanpa alasan, mereka termasuk dari perusahaan-perusahaan teknologi berpendapat bahwa enkripsi yang kuat melindungi privasi dan keamanan pengguna.

    Baca juga: iPhone 4 Milik Reynhard Sinaga Simpan 800 Video Pemerkosaan

    
Saking kuatnya, bahkan perlu alat khusus bagi Apple untuk membukanya.

    Hal bertolak belakang bagi para penegak hukum karena akhirnya para penjahat menggunakan teknologi untuk menghindari keadilan.

    Pemerintah AS pun meminta kepada perusahaan-perusahaan teknologi untuk memberikan cara untuk memecahkannya dengan mengungkit kasus-kasus besar seperti Pensacola dan penembakan massal 2015 oleh militan di San Bernardino.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini