Gadget

Review Poco X3 Pro: Si Buas yang Membingungkan

  • 29 April 2021
  • Bagikan :
    Review Poco X3 Pro: Si Buas yang Membingungkan

    Poco X3 Pro. (Foto: Uzone.id/Yudi Agustia)

    Uzone.id - Menjelang Idul Fitri 2021, Xiaomi benar-benar menggempur pasar smartphone tanah air dengan ponsel pintar kelas mid-range. Setelah merilis Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 Pro pada akhir Maret, Xiaomi meluncurkan Poco X3 Pro pada pertengahan April.

    Uniknya, harga Redmi Note 10 Pro dan Poco X3 Pro varian tertinggi ternyata sama. Redmi Note 10 Pro varian 8GB/ 128GB dijual seharga Rp3,99 juta, dan Poco X3 Pro varian 8GB/256GB seharga Rp3,99 juta.

    Dengan harga yang mirip, Xiaomi sebenarnya ingin memberikan beragam opsi atau malah bikin bingung konsumen, sih?

    Terlepas dari itu, Poco X3 Pro memang hadir dengan performa yang buas. Ini terbukti dari prosesornya adalah chipset 4G keluaran tahun ini, yakni Qualcomm Snapdragon 860. Chipset ini diklaim identik dengan Snapdragon 855+, prosesor yang dipakai oleh beberapa ponsel flagship lawas.

    Tapi, apakah kinerja keseluruhan dari ponsel ini juga buas? Untuk tahu jawabannya, simak review kami berikut ini.

    Desain bodi belakang lebay dan bodi tebal

    Dari segi penampilan, Poco X3 Pro varian Metal Bronze ini punya warna yang elegan. Tapi penampakan bodi belakangnya terkesan lebay, karena ada tulisan POCO berukuran jumbo dan desain kamera belakang yang seperti tompel besar.

    Poco X3 Pro. (Foto: Uzone.id/Yudi Agustia)

    Bodi belakang Poco X3 Pro juga terbagi menjadi tiga bagian dengan finishing berbeda, yaitu mate-glossy-mate. Bagian glossy di sini membuat ponsel tampak kotor, karena bekas sidik jari.

    Poco X3 Pro juga memiliki dimensi 165,3 x 76,8 x 9,4 mm dan bobot 215 gram. Bicara soal ukuran bodi, Poco X3 Pro termasuk tebal dan berat saat digenggam. Kalau dipasang soft case, ponsel ini akan menjadi semakin tebal.

    Layarnya masih IPS

    Poco X3 Pro masih mengusung layar IPS, berukuran 6,67 inci, dan beresolusi 1080 x 2400 piksel. Poco X3 Pro juga sangat bangga mengumumkan bahwa ia memiliki opsi refresh rate hingga 120 Hz, yang digadang-gadang bisa memperlancar pengalaman scroll layar.

    Baca juga: Redmi K40 Gaming Edition Dirilis, Harga Mulai dari Rp4,5 juta

    Sayangnya, saat kami pakai untuk membaca berita, misalnya, layar bergulir dengan tidak begitu halus.

    Ponsel ini juga mengusung kecerahan layar 450 nits. Jadi, ponsel ini masih bisa dipakai dengan nyaman di luar ruangan dengan cahaya matahari yang cukup terik. Layar ponsel ini juga sudah diproteksi Corning Gorilla Glass 6.

    Performa buas dengan prosesor baru di 2021

    Seperti yang sudah disampaikan di awal, Poco X3 Pro didukung chipset 4G keluaran tahun ini, yakni Qualcomm Snapdragon 860. Chipset ini diklaim identik dengan Snapdragon 855+ keluaran lawas.

    Snapdragon 860 juga diklaim memiliki arsitektur serupa dengan Snapdragon 865, chipset yang biasa digunakan oleh smartphone kelas flagship dengan delapan inti, manufaktur 7 nanometer serta didukung GPU Adreno 640 untuk performa gaming mumpuni.

    Poco X3 Pro. (Foto: Uzone.id/Yudi Agustia)

    Yang ada di meja redaksi Uzone.id ini adalah varian tertinggi, yaitu RAM 8GB dan ROM 256GB. Dengan spesifikasi ini, kami dapat bermain PUBG Mobile berjam-jam tanpa kendala.

    LiquidCool Technology 1.0 Plus juga hadir untuk meredakan panas, sehingga bisa diandalkan untuk menjalankan aplikasi yang berat, seperti bermain game.

    Menariknya, Poco X3 Pro memiliki dual speakers didukung sertifikasi Hi-Res Audio, sehingga membuat pengalaman bermain game menjadi lebih seru.

    Kapasitas baterai dan fast charging standar

    Poco X3 Pro mengusung kapasitas baterai 5.160 mAh. Kapasitas baterai ini tidak bisa dibilang besar atau kecil, tapi standar. Sementara banyak pula ponsel mid-range yang mengusung kapasitas baterai lebih besar hingga 6.000 mAh.

    Baca juga: Xiaomi Diprediksi Rilis Ponsel Baru dengan Kamera 200 MP

    Poco X3 Pro juga hadir dengan fast-charging 33W. ini sesuai dengan apa yang tertulis di kepala charger. Berdasarkan pengalaman kami, butuh waktu sekitar satu jam untuk mengisi baterai 50 persen.

    Sebagai gambaran soal performa, berikut hasil pengujian kami terhadap Poco X3 Pro menggunakan beberapa aplikasi benchmark:

    Data: Uzone.id

    Fitur kamera yang unik

    Poco X3 Pro hadir dengan empat kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 48MP Sony IMX582, lensa ultra-wide 8MP, lensa makro 2MP, dan lensa depth-sensor 2MP. Ponsel ini juga memiliki kamera selfie beresolusi 20MP.

    Poco X3 Pro juga membawa banyak fitur foto dan video yang menarik, seperti Dual-View Video, Night Mode, dan Pro yang memungkinkan pengguna mengatur ISO dan lainnya sesuai selera.

    Uniknya, Poco X3 Pro memiliki fitur Clone yang memungkinkan pengguna memadukan foto atau video subjek yang berpindah ke dalam satu frame. Di sini disebut subjek, karena fitur ini hanya dapat menangkap foto atau video orang.

    Poco X3 Pro juga menghadirkan fitur steady untuk perekaman video yang lebih stabil. Sebagai gambaran, berikut hasil foto menggunakan Poco X3 Pro.

    Hasil foto Poco X3 Pro. (Foto: Uzone.id/Birgitta Ajeng)
    Hasil foto Night Mode Poco X3 Pro. (Foto: Uzone.id/Birgitta Ajeng)
    Hasil foto Portrait Poco X3 Pro. (Foto: Uzone.id/Birgitta Ajeng)
    Hasil foto Clone Poco X3 Pro. (Foto: Uzone.id/Birgitta Ajeng)

    Kesimpulan

    Poco X3 Pro sebenarnya ponsel yang cukup membingungkan, karena rilis berdekatan dengan Redmi Note 10 Pro. Harga di antara keduanya juga sama, yaitu Rp3,99 juta untuk varian yang paling tinggi.

    Supaya tidak bingung lagi, ada sedikit gambaran buat kalian. Menurut kami, Poco X3 Pro merupakan ponsel untuk orang-orang yang peduli banget terhadap performa yang buas, dan mengesampingkan soal layar serta bodi ponselnya.

    Poco X3 Pro didukung Snapdragon 860. Sayangnya, layar ponsel ini masih IPS dan bodinya masih tebal dan berat.

    VIDEO: Review Poco X3 Pro, Performa Gila, Tapi...

     

     

     

     

     

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini