icon-category Startup

Selain Gelar Unicorn, Ini Deretan Pencapaian Xendit Sepanjang 2021

  • 15 Dec 2021 WIB
  • Bagikan :
    Foto: Tech in Asia

    Uzone.id – Mungkin nama Xendit baru mulai melejit saat startup fintech ini mendapat status unicorn pada September 2021. Selain gelar unicorn yang kini disandangnya, ada beberapa hal yang berhasil dicapai Xendit sepanjang tahun ini.

    Xendit memang bukan layanan yang langsung terjun untuk dipakai oleh konsumen, karena model bisnis startup ini adalah B2B. Sebagai payment gateway, Xendit melihat ceruk besar di sektor ekonomi digital Indonesia, tak hanya dari sisi konsumerisme masyarakat, namun juga dari pelaku usaha, khususnya UMKM.

    Xendit mengukuhkan posisinya sebagai startup pertama di Indonesia yang mendapat status unicorn untuk industri payment gateway B2B berkat pendanaan Seri-C senilai USD150 juta, atau setara Rp2,1 triliun pada September lalu.

    Selain masuk ke jajaran ‘geng’ startup unicorn asal Indonesia, Xendit juga mencatat beberapa pencapaian yang dibeberkan pihak perusahaan dalam rangka menutup tahun 2021.

    Baca juga: 2022, Xendit Genjot UMKM Lokal Go Digital 

    Dari paparan Head of PR and Events Xendit, Astri Abyanti, nilai transaksi yang terjadi melalui layanan Xendit selama 2021 mencapai USD12 miliar, atau sekitar Rp172 triliun, dengan total transaksi bertambah 150 juta per tahun.

    “Pertumbuhan year-on-year kami meningkat 250 persen, dan ini semua memang dipercepat berkat pandemi, orang-orang semakin giat melakukan transaksi online. Sementara itu ada 3.000 merchant aktif yang menggunakan Xendit, di mana mayoritas adalah pelaku usaha UMKM,” tutur Astri saat jumpa pers virtual, Selasa (14/12).

    Ia menyambung, “tepat setahun lalu, pada akhir 2020 kami ekspansi ke Filipina. Di 2022, berbekal pengalaman, pencapaian, dan komitmen kami di tahun ini, kami berharap dapat melebarkan sayap di negara-negara lain di Asia Tenggara.”

    Meski malu-malu untuk membeberkan target negara selanjutnya, Astri mengatakan Xendit akan terus berkontribusi terhadap peningkatan infrastruktur pembayaran bagi pelaku usaha di skala UMKM.

    Baca juga: Pentingnya Credit Score di Era Maraknya Fintech

    Pencapaian lainnya adalah peluncuran Xendit Bisnis pada November kemarin, sebuah aplikasi yang dapat digunakan UMKM untuk mempermudah dan memantau transaksi mereka.

    “Kami sangat antusias untuk membangun UMKM, salah satunya terwujud melalui Xendit Bisnis untuk menyederhanakan proses transaksi mereka, serta membantu mereka going digital juga, karena di aplikasi kami ada fitur Toko Online yang bisa mereka gunakan,” tutup Astri.

    Seiring berkembangnya zaman, Xendit mengakui kalau para pelaku UMKM merasa variasi pembayaran sangat diperlukan. Melalui Xendit Bisnis, UMKM lokal bisa menerima ragam pembayaran yang paling diminati, seperti e-wallet, virtual account, hingga kartu kredit.

    Melalui Xendit Bisnis, pelaku UMKM lokal dapat memantau transaksi secara otomatis langsung dari aplikasi. Pada dasarnya, aplikasi ini berguna untuk menyederhanakan pembayaran, mengirimkan pembayaran dan pinjaman, serta diklaim dapat mendeteksi penipuan.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini