Siapakah Pebalap dengan Bayaran Tertinggi di MotoGP?

13 March 2018 by
Siapakah Pebalap dengan Bayaran Tertinggi di MotoGP?

Perhelatan MotoGP musim 2018 tinggal menghitung hari, sebelum dimulai pada 18 Maret mendatang di Sirkuit Losail, Qatar.

Segala persiapan sudah dilakukan oleh para tim peserta dan juga pebalapnya selama gelaran tes pramusim yang dilakukan di tiga sirkuit berebeda. Di tengah-tengah tes pramusim tersebut, ada pula aktivitas lain yang dilakukan oleh para pebalap dan tim mereka masing-masing.

Salah satu bentuk persiapan itu adalah proses perampungan kontrak. Sebelum balapan musim ini dimulai, sudah ada dua pebalap top yang memperpanjang kontrak. Marc Marquez bertahan hingga 2020 bersama Honda dan Maverick Vinales melanjutkan masa baktinya di Yamaha hingga tahun yang sama dengan Marquez.

Selain itu, ada juga transfer-transfer yang dilakukan oleh tim peserta dengan menarik pebalap rookie untuk musim 2018. Bahkan, untuk 2019 nanti, Pramac Ducati, tim satelit Ducati, sudah mengontrak Francesco Bagnaia yang saat ini masih berada di Moto2 untuk menjadi pebalap mereka.

Berbicara soal transfer dan kontrak pebalap. Berapa, sih, bayaran yang diberikan kepada para pebalap dan siapa yang punya nilai kontrak paling tinggi di MotoGP?
Nah, untuk menjawab rasa penasaran Anda, kumparan (kumparan.com) telah merangkumkan data-datanya berikut ini.

 

 

250 - 800 ribu dolar Amerika Serikat (AS) Per Musim

Kisaran gaji ini didominasi para rookie untuk musim 2018. Rookie LCR Honda, Taaki Nakagami, dan rookie Reale Avintia Racing, Xavier Siméon, menjadi pebalap dengan bayaran 250 ribu dolar AS per musim.

Kemudian, duo pebalap Pull&Bear Aspar Team, Alvaro Bautista dan Karel Abraham, mendapat bayaran sekitar 450 ribu dolar AS per muismnya. Lalu, ada duo rookie dari tim Marc VDS, Franco Morbidelli dan Thomas Luthi, yang mendapat bayaran 650 ribu dolar AS. Jumlah ini menjadikan mereka sebaga rookie dengan bayaran tertinggi.

Untuk pebalap dengan bayaran di bawah satu juta dolar AS per musim terakhir adalah pebalap Red Bull KTM Factroy Racing, Bradley Smith, yang dibayar 800 ribu dolar AS per musim.

 

 

1 - 5 juta dolar AS

Untuk kisaran gaji di bilangan ini terbilang cukup beragam. Setiap pebalap mendapat bayaran yang tidak jauh berbeda. Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro, menjadi satu-satunya pebalap yang dibayar sebesar 1 juta dolar AS.

Alex Rins dari Suzuki menyusul dengan 1,25 juta dan Scott Redding dengan 1,8 juta dolar AS. Kemudian Andrea Iannone, Cal Crutchlow, dan Danilo Petrucci jadi tiga pebalap yang dibayar dengan kisaran 2 s/d 2,8 juta dolar AS per musim.

Sementara itu, peraih Rookie of the Year MotoGP 2017, Johann Zarco, dan Dani Pedrosa jadi pebalap kawakan yang dibayar pada kisaran 3 s/d 3,3 juta per musimnya. Sedangkan, Maverick Vinales diperkirakan mendapat bayaran sebesar 5 juta dolar.

 

 

7 - 10 juta dolar AS

Penampilan apik Andrea Dovizioso di musim 2017 lalu membuat nilai bayarannya di Ducati mengalami peningkatan cukup pesat. Dikabarkan hanya mendapat 2 juta dolar AS di musim-musim sebelumnya, pebalap berusia 31 tahun tersebut dibayar 7 juta dolar untuk muism 2018.

Bayaran yang ia terima tidak jauh berbeda dengan nominal yang dibayarkan untuk rekan satu timnya di Ducati, Jorge Lorenzo. Eks pebalap Yamaha itu mendapat bayaran sekitar 8 juta dolar per musimnya. Namun, Ducati sudah menegaskan akan mengurangi bayaran Lorenzo jika pemilik tiga gelar juara MotoGP itu ingin bertahan.

Pebalap dengan bayaran 10 juta dolar AS per musim jatuh kepada pebalap senior sekaligus pemegang gelar juara terbanyak di MotoGP dengan tujuh trofi, Valentino Rossi. Dengan umur yang sudah menginjak 39 tahun, The Doctor masih menjadi pebalap penting buat Yamaha. Nominal yang ia terima bahkan dua kali lipat dibanding milik Vinales.

 

 

Pebalap dengan Bayaran Tertinggi

Empat gelar juara dunia dalam kurun waktu lima musim terakhir sudah lebih dari cukup untuk membuat Marc Marquez menjadi pebalap dengan bayaran paling tinggi di MotoGP. Sekitar 11,5 juta dolar nominal yang ia terima per musimnya di Honda.

Mengingat usia Marquez yang baru menginjak 25 tahun dan baru saja memperpanjang kontrak dengan selama dua tahun, Honda pastinya ingin tetap mempertahankan Marquez sebagai aset untuk meraih gelar juara dunia di tahun-tahun mendatang.

***

Data diambil dari berbagai sumber seperti Forbes, BBC, dan TSM Sportz. Nominal yang diterima oleh pebalap yang mendapat bayaran di bawah 500 ribu dolar bisa bertambah jika mereka bisa finis di 10 besar atau mendapat pole position saat Grand Prix.

 

Apa Reaksi Anda ?

Love
83%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
17%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

loading...
27 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Kethn Bae 21 August 2018 | 01:54:57

Chigfds nkojcfsetu nkohzsrgu lohhddrxg nkovffz

vicos uye 11 August 2018 | 21:30:00

edan marc marquez umur baru menginjak 2️5️ tahun, tapi bayaran nya paling tinggi di motogp. keren keren

roy Jeko 11 August 2018 | 19:28:04

sebanding lah bayar tinggi kan bersiko

Dikin Efendi 11 August 2018 | 13:47:37

pantas kalau marques bayaran paling mahal. skillnya hebat dan masih muda

Fatchul 22 11 August 2018 | 09:40:36

pantas saja bayarannya tinggi... karna balap juga berisiko tinggi

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top