icon-category Digilife

Spotify Hapus Karya-Karya Komedian Terkenal, Kenapa?

  • 06 Dec 2021 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Age Barros (Unsplash)

    Uzone.id - Aplikasi streaming musik Spotify telah menarik karya beberapa komedian internasional seperti Kevin Hart, Tiffany Haddish, John Mulaney, dan Jim Gaffigan gara-gara masalah royalti.

    Dikutip dari The Verge, Wall Street Journal melaporkan beberapa komedian terkenal menagih pembayaran royalti atas lelucon mereka yang diputar di radio serta layanan lainnya seperti Spotify, Pandora, YouTube, dan SiriusXM.

    Upaya yang dilakukan para komika ini didukung penuh oleh perusahaan administrasi hak, Spoken Giants yang bekerja untuk memastikan para entertainer mendapat kompensasi yang layak atas konten ‘kata-kata guyonan’ mereka.

    Baca juga: Aura Musik di Spotify Sesuai Kepribadian Kamu? Ini Artinya

    Dalam catatan WSJ, para komedian biasanya mendapat bayaran ketika layanan digital memutar karya mereka. Bayaran ini biasanya dibayarkan oleh label atau distributor mereka, yang bekerja sama dengan SoundExchange.

    Nah, secara teknis mereka sebenarnya tidak dibayar untuk menulis konten-konten tersebut, yang mana Spoken Giants berharap hal ini dapat diubah.

    Di sisi lain, Spotify mengatakan bahwa mereka telah membayar ‘sejumlah uang yang cukup besar’ untuk konten yang dipermasalahkan.

    Setelah gagal negosiasi dengan pihak Spoken Giants, Spotify akhirnya menghapus ratusan konten para komedian terkenal tersebut dari layanan mereka.

    Baca juga: 4 Fitur Baru yang Bikin Spotify Wrapped 2021 Makin Menarik

    Belum ada kabar lebih lanjut apakah Spotify akan kembali membuat kesepakatan dengan Spoken Giants, dan belum pasti apakah penghapusan ini bersifat sementara atau dilakukan secara permanen.

    Spotify sendiri diperkirakan akan memiliki lebih dari 400 juta pengguna pada akhir tahun 2021. Dengan ini, komedian yang terkena masalah ini mungkin akan kehilangan visibilitas dalam jumlah yang cukup besar.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini