icon-category Digilife

Squid Game Mulai Hantui Para Pengguna Internet di Dunia

  • 29 Oct 2021 WIB
  • Bagikan :

     

    Uzone.id - Daya tarik serial Netflix Squid Game memang tidak terelakkan. Tidak heran jika banyak oknum hacker yang kemudian menggunakan nama serial ini untuk menipu, sampai menyebarkan file trojan berbahaya ke pengguna internet di seluruh dunia.

    Memang serial Netflix telah mampu menciptakan rekor baru dalam tayangan Netflix dengan 111 juta penonton dalam 28 hari setelah episode pertama tayang. Namun pelaku kejahatan siber pun tidak segan-segan memanfaatkan momentum tersebut dengan menciptakan skema penipuan di platform online pengguna.

    "Ada berbagai ancaman terkait ‘Squid Game’ yang paling umum dan canggih di dunia web, termasuk Trojan, adware, hingga penawaran mencurigakan dari penjualan kostum Halloween. Dari periode September hingga Oktober 2021, Kaspersky menemukan beberapa lusin file berbahaya yang berbeda di web, dan berkedok dengan nama Squid Game," ujar Anton V. Ivanov, pakar keamanan di Kaspersky, dalam keterangan resminya, Jumat, 29 Oktober 2021.

    Baca juga: Adegan Sinetron Mirip Squid Game Jadi Cibiran

    Kaspersky juga menemukan mobile malware yang mengeksploitasi ketenaran ‘Squid Game’. Bukanlah unduhan Squid Game yang didapatkan, pengguna justru mengunduh Trojan. Saat aplikasi diluncurkan pada perangkat, ia meminta server kontrol untuk menyelesaikan tugasnya. Ini misalnya bisa berupa, membuka tab di browser atau mengirim SMS ke nomor yang diterima dari server kontrol. Trojan ini didistribusikan di toko aplikasi tidak resmi dan berbagai portal dengan kedok aplikasi, game, dan buku populer, dan lain lain.

    Ada juga yang menawarkan kesempatan untuk membeli kostum seperti yang dikenakan pemain di serial tersebut – dan mereka mengaku sebagai toko resmi. Namun, saat berbelanja di situs tersebut, pengguna berisiko kehilangan uang mereka dan tidak mendapatkan barang yang diinginkan.

    Selain itu, para pengguna juga secara tidak langsung telah membagikan informasi perbankan dan identitas pribadi seperti rincian kartu, termasuk alamat email, alamat tempat tinggal, dan nama lengkap kepada pelaku kejahatan siber demi melakukan pembelian tersebut.

    Baca juga: Kritik Warganet Soal Viralnya Panitia Tes CPNS Pakai Tema ‘Squid Game’

    Selain halaman phishing 'klasik' yang menawarkan streaming Game Squid, Kaspersky juga menemukan beberapa halaman yang menawarkan untuk bersaing dalam versi online game untuk memenangkan hadiah utama, salah satunya mendapatkan 100 BNB (Binance coin). Selanjutnya, pemain tidak akan menerima hadiah yang dijanjikan dan justru berakhir dengan pengunduhan malware bahkan kehilangan data.

    "Seperti topik trending lainnya, penjahat dunia maya memiliki firasat bagus tentang apa yang akan berhasil dan apa yang tidak. Saat Squid Game sedang berkembang pesat di kalangan masyarakat, kami mengamati banyak halaman phishing yang menawarkan kostum pemain layaknya di serial; hingga mengundang pengguna untuk memainkan game serupa secara online. Tak perlu dikatakan, akhirnya para target berakhir dengan kehilangan data, uang, hingga malware terinstal di perangkat mereka. Sangat penting bagi pengguna untuk memeriksa keaslian situs web saat mencari sumber untuk streaming acara atau melakukan pembelian merchandise," ujar Anton.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini