Travel

Gak Cuma Hutan, ini 4 Destinasi Seru di Kalimantan Utara

  • 22 March 2019
  • Bagikan :
    <i>Gak</i> Cuma Hutan, ini 4 Destinasi Seru di Kalimantan Utara

    Bekantan di Kalimantan. (Foto: Unsplash)

    Uzone.id - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mempromosikan kembali Heart of Borneo.

    Heart of Borneo merupakan kampanye inisiatif dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam untuk melestarikan salah satu hutan hujan dan tangkapan air terbaik di pedalaman Kalimantan.

    Untuk Indonesia, Heart of Borneo mencakup Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara. Dari keempat provinsi itu, Kalimantan Utara merupakan yang masih baru.

    Baca juga: Kenapa Liburan ke Pantai Bikin Bahagia?

    “Provinsi baru, baru berdiri lima tahun, dinas pariwisatanya juga baru dua tahun,” ujar Ahmad Khairani Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Utara.

    Kepada Uzone.id, Ahmad juga mengungkapkan empat destinasi menarik di Kalimantan Utara.

    Desa Budaya Setulang

    Desa Budaya Setulang sudah mendunia. Ahmad mengatakan bahwa setiap tahun, ada pelajar dari Inggris rutin belajar budaya di sana. 

    Baca juga: 5 Fakta Tentang Heart of Borneo, Inisiasi dari Indonesia-Malaysia-Brunei

    Di Desa Budaya Setuluang juga ada  hutan adat yang dikelola dengan baik oleh masyarakat. Namanya, Tana Olen.

    "Di sana juga ada homestay, alamnya juga bagus, masyarakat sudah mulai siap menyambut wisatawan,” ujar Ahmad.

    Tarakan

    Tarakan merupakan kawasan konservasi mangrove. Di daerah ini juga ada bekantan alias monyet berhidung panjang.

    “Itu di kota malah, cuma berapa hektar, sepuluh hektar, itu kan bagus juga, karena monyet hidung panjang itu langka,” kata Ahmad.

    Baca juga: Indonesia, Malaysia, dan Brunei Mengagas Heart of Borneo, Apa Itu?

    Kayan dan Mentarang

    Di dalam kawasan hutan di Kalimantan Utara ada dua sungai besar, yaitu Sungai Kayan dan Sungai Mentarang. Di sungai itu, wisatawan bisa naik perahu menelusuri sungai yang arusnya deras.

    Menariknya, arung jeramnya bukan turun, melainkan naik menggunakan perahu bermesin.

    “Itu salah satu transportasi untuk ke daerah hulu. Jadi, kita naik jeram-jeram itu. Harus orang yang ahli juga. Kalau mau lihat saja juga boleh,” kata Ahmad.

    Baca juga: Etika Sebelum Meninggalkan Kamar Hotel

    Terumbu Karang Malingkit

    Di Kalimantan Utara juga ada pantai dan terumbu karang, hanya belum digarap. Namanya, Terumbu Karang Malingkit, dekat dengan Pulau Derawan.

    “Mungkin setengah jam saja dari Pulau Derawan. Sudah banyak yang berkunjung, hanya saja kita masih terbatas aksesibilitas,” ungkap Ahmad.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini