icon-category Auto

Gak Puas Beli Mobil Bekas di Carro, Bisa Dibalikin dalam 7 Hari

  • 07 Feb 2022 WIB
  • Bagikan :
    Co-Founder dan CEO Carro, Aditya Lesmana (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Uzone.id - Marketplace jual beli mobil bekas, Carro, sudah berdiri di Indonesia sejak tahun 2018. Namun, Carro sebenarnya sudah hadir di Singapura pada tahun 2015.

    Jadi, sebelum berkembang ke arah ekspansi regional, Carro coba memastikan produk yang mereka buat bisa diterima oleh pasar Singapura. Namun, pada akhirnya Carro juga berkembang di Malaysia dan Thailand.

    "Sejak tahun 2018 kita waktu itu bisnis awalnya adalah membantu orang menjual mobil ke rekanan showroom rekanan Carro sendiri. Baru setahun terakhir kita merambah bisnis ritel di mana kita menjual mobil bekas langsung ke end user," kata Co-Founder dan CEO Carro, Aditya Lesmana, saat berbincang dengan Uzone.id di Carro Square di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (7/2/2022).

    BACA JUGA: Gara-gara Fazzio, Suzuki Fanboy Minta Saluto Dijual di Indonesia

    Carro pertama kali didirikan di Singapura karena saat itu Aditya baru selesai bekerja di sana dan kebetulan rekan-rekannya yang lain, yang kini menjadi co-founder juga orang Singapura.

    Mereka berpikir, apa yang bisa mereka lakukan sebelum punya banyak beban atau banyak tanggungan. Mereka lalu membuat startup untuk diserap market pasar mobil bekas.

    Pada akhirnya, Carro mendapat kesempatan untuk berkembang di negara-negara di Asia Tenggara.

    Arti nama Carro sendiri, Aditya menceritakan ketika awal mendirikan perusahaan memberikan nama marketplace-nya Trusted Car, dengan harapan bisa dipercaya orang saat membeli dan menjual mobil. 

    "Jadi waktu baru mulai kita menamakan bahwa kita Trusted Car, mobil kepercayaan, enggak catchy sama sekali. Itu wajar, waktu itu buru-buru kita tuh pengen lets go fast," kata dia.

    Seiring perjalanan waktu, konsep pun berubah di mana mereka ingin seperti superhero atau pahlawan untuk membantu orang membeli dan menjual mobil bekas.

    Pasalnya, pasar mobil bekas agak merepotkan bagi orang tidak familiar karena banyak orang yang menipu dan banyak orang yang tidak jujur.

    "Oke, kita bisa jadi pahlawan dan kita menamakannya Car Hero. Jadi Carro singkatan dari Car Heroes," terang Aditya.

    Ketika ditanya kelebihan Carro dibandingkan kompetitor, Aditya menjelaskan kalau perusahaan menawarkan kepada konsumen all in one service, di mana saat orang hendak menjual mobil atau membeli mobil bekas berkualitas, mereka tidak perlu repot-repot mencari ke berbagai tempat, cukup datang ke Carro.

    "Semua disediakan untuk trade in, tukar tambah, membeli mobil bekas berkualitas dan melewati infeksi dan rekondisi yang ketat oleh tim Carro sendiri, dan juga untuk mendapat pembiayaan untuk mobil tersebut," tuturnya.

    BACA JUGA: Transmisi Ford Mustang S650 Bakal Mirip Suzuki Wagon R AGS 

    Jadi, imbuh Aditya, ketika membeli mobil dari Carro, konsumen diberikan rasa aman yang mereka tawarkan. Konsumen bisa yakin kalau mobil tersebut sudah dicek, sudah mendapatkan garansi, mesin dan transmisi selama satu tahun.

    Tak cuma itu, kalau konsumen tidak puas dengan mobil yang mereka beli, bisa dikembalikan dalam waktu 7 hari.

    "Jadi, kalau misalnya beli menyesal, ya udah balikin aja mobilnya, nggak papa kita kita ambil mobilnya," kata dia.

    Hal itu juga ingin menegaskan bahwa pelayanan atau membeli mobil di Carro adalah sebuah pengalaman yang nyaman untuk konsumen-konsumen mobil bekas sendiri.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini