27 Koperasi Meriahkan Gen Coop RUN, Dari Koperasi Game hingga Robotic

Highlight Artikel
- Gen Coop RUN 2026 sukses diselenggarakan sebagai bagian utama Hari Koperasi ke-79, diikuti lebih dari 2.000 peserta di Rasuna Said.
- Acara ini bertujuan menyasar generasi muda (milenial dan gen Z) untuk berkoperasi, didukung oleh Menteri Koperasi dan Gubernur DKI Jakarta.
- Coop Pop-up Market menampilkan produk dari 27 koperasi terpilih, termasuk yang berfokus pada digital dan teknologi.
- Koperasi Lets Play Game memperkenalkan game edukasi "Kopmart Story" untuk mengajarkan cara kerja koperasi kepada anak muda.
- Kinarya Coop memanfaatkan produksi film sebagai penggerak 8 unit usaha non-film, termasuk di bidang pengadaan EV, STEAM Robotic, dan pelestarian lingkungan (menanam lebih dari 5 juta mangrove).
Uzone.id — Gen Coop RUN 2026
sukses digelar dan diikuti lebih dari 2 ribu peserta sebagai salah satu
rangkaian utama acara Hari Koperasi ke-79, di kawasan Rasuna Said, Minggu
(19/07).
Gen Coop RUN: Menyasar Generasi Muda dan Peringatan Hari Koperasi
Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi Ferry
Juliantono dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
“Hari ini, pagi ini, kita menyelenggarakan acara Gen Coop RUN. Nama ‘Gen’ itu sendiri memang karena koperasi ingin menyasar ke generasi muda, ke kalangan milenial dan gen Z,” kata Ferry Juliantono dalam sambutannya kepada awak media.
Ia melanjutkan,
“Kegiatan Gen Coop RUN ini merupakan rangkaian dari acara hari memperingati
Hari Koperasi Nasional yang ke-79. Setelah minggu lalu kita menyelenggarakan
acara di Indonesia Arena yang dihadiri oleh Bapak Presiden.”
Acara ini juga
disambut meriah oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dimana ia mengapresiasi
jalannya acara yang dilaksanakan oleh Kementerian Koperasi ini.
“Mudah-mudahan
acara-acara yang seperti ini, kerjasama yang seperti ini membuat Kementerian
Lembaga dan juga tentunya Jakarta semakin colorful. Dan ini sekarang banyak
orang memanfaatkan untuk berolahraga supaya makin hidup sehat,” kata Pramono
Anung.
Coop Pop-up Market: Wadah Koperasi Tampilkan Produk Unggulan
Selain lari, salah satu yang menarik dari rangkaian acara ini adalah Coop Pop-up Market, dimana barang-barang yang dijajakan oleh setiap koperasi kebanyakan merupakan produk olahan/buatan sendiri.
Beberapa Koperasi
yang ikut memeriahkan pop-up market ini antara lain Koperasi Kopi Papua,
Koperasi Lets Play Game, Koperasi Rabuni, KKMP Cabe Ilir, Kinarya Coop, ICCN,
Petani Muda Keren dan masih banyak lagi.
Dari 27 koperasi
tersebut, beberapa koperasi berfokus pada produk digital dan juga teknologi. Dua
diantaranya adalah Koperasi Lets Play Game, ICCN, dan juga Kinarya Coop.
Inovasi Koperasi Digital: Koperasi Lets Play Game
Koperasi Lets Play Game contohnya, koperasi yang berbasis di
Malang, Jawa Timur ini bergerak di bidang industri kreatif digital, khususnya
pengembangan game edukasi dengan target anak-anak muda.
Riady Salim selaku CTO Koperasi Game mengatakan bahwa tujuan
dari Koperasi Game ini sendiri adalah untuk memberikan pembelajaran mengenai
koperasi beserta cara kerjanya melalui sebuah game.
“Kita ingin memberikan edukasi bahwa koperasi itu keren ke
anak-anak muda dan kita yakin salah satu media yang bisa memberikan edukasi
kalau kooperasi keren itu adalah lewat media game,” kata Riady.
Game yang sudah mereka publish yaitu Kopmart Story yang sudah hadir juga di situs Simkopdes (Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih).
Dalam game berbasis web ini, pengguna (khususnya anak-anak
muda) bisa mencoba simulasi menjalankan koperasi di sebuah daerah, mulai dari
mengindentifikasi produk/usaha UMKM, melakukan distribusi produk hingga skema
membagi hasil.
Game ini dibuat sederhana sehingga anak-anak muda bisa
dengan mudah memahami mengenai alur dari koperasi desa yang sudah ada.
Tak hanya menciptakan game edukasi, Koperasi Let Play Games
juga memiliki 3 layanan yang ditawarkan, yaitu Jasa Pengembangan Game Edukasi,
Jasa Pelatihan Berbasis Game, dan Jasa Konsultasi Game Edukasi.
Lets Play Games bisa melayani dan membantu koperasi lain
maupun lembaga untuk membuat game mengenai usaha mereka sendiri, sesuai dengan
preferensi masing-masing.
Kinarya Coop: Film, Teknologi, dan Lingkungan
Selain game, ada juga koperasi lain yang menarik perhatian.
Salah satunya adalah Kinarya Coop yang penggagasnya merupakan anak-anak muda.
Koperasi ini didukung oleh 7 Kementerian / Lembaga, sudah
berkolaborasi dengan pihak internasional salah satunya United Nations.
Produk yang dihadirkan oleh koperasi ini adalah produksi film pendek dan series. Dari produksi film ini, Kinarya Coop berhasil menggunakan Film sebagai lokomotif penggerak 8 unit usaha non Film lainnya, berdampak pada Lingkungan dan Edukasi berbasis Blockchain.
8 unit bisnis koperasi ini yaitu menghadirkan pengadaan
produk EV, hingga menghadirkan STEAM Robotic yaitu learning center di 514
kabupaten kota untuk peningkatan kesejahteraan guru.
“Kami berkomitmen menghadirkan Lab STEAM SAHABAT 5for1
(sebagai Lab inkubator kepemimpinan bangsa) di 514 Kabupaten/Kota dari 38
Provinsi, untuk memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama
untuk mendapatkan pelatihan pengabdian masyarakat,” kata pihak Kinarya Coop
dalam situsnya.
Selain itu, koperasi ini juga aktif dalam menjaga lingkungan
dimana mereka menciptakan film untuk mengumpulkan mangrove untuk disebar ke
berbagai wilayah. Hingga saat ini, koperasi ini juga sudah menanam lebih dari 5
juta mangrove melalui unit usaha mereka Bio Pot.
Hingga saat ini, Kinarya Coop sudah berhasil menjangkau
lebih dari 55 mitra dengan anggota yang tergabung mencapai 5 juta anggota yang
berasal dari tenaga pendidik, diaspora, pengusaha, hingga ASN dan TNI/Polri.
Koperasi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk kembali melihat pertanian sebagai sektor yang menjanjikan, berkelanjutan, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
Ada juga Koperasi Kota Kreatif Indonesia yang merupakan koperasi serba usaha multipihak yang lahir dari transformasi Indonesia Creative Cities Network (ICCN).
"Kami membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis kolaborasi, gotong royong, dan transformasi digital untuk menghubungkan komunitas, talenta, pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan investor dalam satu platform nasional," kata pihak ICCN.
FAQ Artikel
Apa tujuan utama diselenggarakannya Gen Coop RUN 2026?
Tujuan utama Gen Coop RUN adalah untuk menyasar generasi muda, termasuk kalangan milenial dan Gen Z, agar tertarik dan terlibat dalam kegiatan koperasi.
Siapa saja pejabat penting yang hadir dalam acara ini?
Acara Gen Coop RUN 2026 dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Apa yang ditawarkan di Coop Pop-up Market?
Coop Pop-up Market menjajakan produk-produk buatan sendiri dari 27 koperasi terpilih dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk yang fokus pada produk digital dan teknologi.
Bagaimana Koperasi Lets Play Game mengedukasi tentang koperasi?
Koperasi Lets Play Game, yang berbasis di Malang, Jawa Timur, mengembangkan game edukasi seperti "Kopmart Story" yang mensimulasikan operasional koperasi desa, untuk mengajarkan anak-anak muda secara interaktif.
Apa saja kontribusi Kinarya Coop selain produksi film?
Selain produksi film, Kinarya Coop memiliki 8 unit usaha yang digerakkan oleh film, termasuk pengadaan produk EV, penyelenggaraan STEAM Robotic learning center, serta aktif dalam pelestarian lingkungan dengan menanam lebih dari 5 juta mangrove.