icon-category Sport

3 Atlet Fenomenal di Tahun 2018

Tahun 2018 diwarnai oleh kemunculan sejumlah atlet yang popularitas melejit lewat prestasi yang ditorehkannya, yaitu Mohamed Salah, Khabib Nurmagomedov, dan Naomi Osaka.

Salah, Khabib, dan Osaka adalah tiga nama yang kini dikenal luas berkat prestasi yang mereka torehkan di tahun 2018. Sebelum tahun 2018, ketiga nama itu belum dikenal luas.

Berikut kisah tiga atlet yang popularitasnya melejit dan fenomenal di tahun 2018:

Mohamed Salah (Sepak Bola)

Tahun 2018 merupakan tahun meroketnya nama Mohamed Salah. Nama Salah yang selama ini dianggap sebagai pesepakbola biasa, mendadak jadi magnet perhatian publik dunia.

Salah menjalani transformasi besar di musim pertamanya bersama Liverpool. Jika sebelumnya ia tidak terlalu produktif sebagai penyerang sayap, Salah mendadak jadi mesin gol yang sangat bisa diandalkan.

Salah bahkan dianggap memiliki kemiripan dengan Messi karena ia menggunakan kaki kiri dan sering melakukan penetrasi, menggocek bek lawan, dan melepaskan tendangan terarah dari sisi kiri pertahanan lawan.

Kehebatan Salah membuat pendukung Liverpool jatuh cinta terhadapnya. Salah dianggap sebagai pembelian terbaik Liverpool. Lagu khusus Salah juga tercipta dengan salah satu liriknya berbunyi "If he scores another few then I'll be Muslim too".

Nama Mohamed Salah melejit dan dikenal luas setelah menjalani musim debut yang luar biasa di Liverpool.Nama Mohamed Salah melejit dan dikenal luas setelah menjalani musim debut yang luar biasa di Liverpool. (Reuters/Carl Recine)

Bersama Roberto Firmino dan Sadio Mane, Salah menjadikan trio Liverpool sebagai trisula paling terkenal di Eropa tahun ini. Salah sendiri mencetak total 44 gol dari 52 pertandingan yang ia lakukan bersama Liverpool.

Sukses Salah di Eropa kemudian membuat namanya seolah jadi pahlawan di Mesir. Atribut Salah bertebaran di seantero Mesir. Ketika Salah dicederai oleh Sergio Ramos, banyak kemarahan yang diarahkan ke bek Spanyol tersebut.

Nama Salah melejit ke atas dan mulai dianggap sejajar dengan pemain-pemain elite lainnya macam Messi, Cristiano Ronaldo, dan Neymar.

Kisah dongeng Salah berujung sedih lantaran ia gagal tampil penuh melawan Real Madrid di final Liga Champions. Liverpool akhirnya harus puas jadi runner up.

Khabib Nurmagomedov (UFC)

Tahun 2018 juga jadi penanda terkenalnya nama Khabib Nurmagomedov ke seluruh penjuru dunia. Sebelum 2018, Khabib memang menyandang status tak terkalahkan, namun namanya mungkin hanya populer di kalangan penggemar Mixed Martial Arts dan UFC.

Pertarungan melawan Conor McGregor, 6 Oktober lalu mengubah segalanya untuk Khabib. Nama dan popularitas Khabib langsung melejit selepas pertarungan tersebut.

Tensi pertarungan Khabib lawan McGregor sudah panas sejak masa konferensi pers. McGregor terus menghina Khabib, keluarga, dan agama Islam yang dianut oleh Khabib.

Saat Khabib akhirnya menaklukkan McGregor lewat kuncian leher, hal itu ternyata bukan klimaks dari pertarungan ini. Khabib melompat keluar dari arena oktagon untuk menyerang rekan McGregor, Dillon Danis.

Khabib Nurmagomedov berhasil mengalahkan Conor McGregor lewat kuncian leher.Khabib Nurmagomedov berhasil mengalahkan Conor McGregor lewat kuncian leher. (REUTERS/Stephen R. Sylvanie-USA TODAY Sports)

Serangan Khabib ini tak sepenuhnya mendapat kritik. Banyak yang tetap mendukung Khabib dan popularitasnya langsung melambung.

Saat ia pulang ke Dagestan, Rusia, Khabib mendapatkan sambutan meraih. Pemerintah setempat bahkan harus menggelar acara sambutan di stadion sepak bola demi menampung antusiasme rakyat yang ingin melihat Khabib.

Meski dalam bayangan sanksi atas kasus penyerangan tersebut, nama Khabib kini tak diragukan lagi menjelma jadi aset utama UFC. Floyd Mayweather Jr. bahkan sudah mencium keuntungan besar dengan menyetujui keinginan Khabib untuk menantangnya bertarung, dengan syarat duel harus dilangsungkan di bawah aturan tinju.

Naomi Osaka (Petenis)

Naomi Osaka membuat kejutan besar dengan menjadi petenis Jepang pertama yang masuk final dan memenangkan turnamen grand slam. Kemenangan itu didapat Osaka di turnamen Amerika Serikat Terbuka.

Prestasi Osaka makin terasa manis lantaran ia mengalahkan petenis terbaik, Serena Williams di rumahnya sendiri.

Dalam perjalanan menjadi juara AS Terbuka, Osaka hanya kehilangan satu gim, yaitu saat menang G-3, 2-6, 6-4 atas Aryna Sabalenka di babak keempat. Selebihnya, Osaka selalu menang dua set langsung, termasuk saat menang 6-2, 6-4 atas Serena di babak final.

Kemenangan Osaka di AS Terbuka makin diperbincangkan lantaran Osaka menangis setelah memenangkan turnamen ini. Tangis Osaka tak hanya disebabkan oleh rasa haru, melainkan juga karena rasa kecewa lantaran ada sorakan negatif yang mengarah padanya.

Naomi Osaka meraih gelar grand slam Amerika Serikat Terbuka.Naomi Osaka meraih gelar grand slam Amerika Serikat Terbuka. (REUTERS/Robert Deutsch-USA TODAY Sports)

Pada laga itu, Serena melakukan protes keras pada wasit Carlos Ramos sehingga hal itu memengaruhi sikap penonton.

"Memori AS Terbuka sedikit penuh suka-duka. Saya benar-benar tak ingin memikirkan hal itu."

"Saya tentu saja bahagia bahwa saya berhasil memenangkan grand slam. Saya yakin bahwa tidak ada yang bisa mengambil hal itu dari saya. Namun saya juga merasa itu memori yang buruk dan saya merasa aneh," ujar Osaka.

Berita Terkait

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini