
Uzone.id — Dalam laporan terbarunya, Netflix mengumumkan telah memberikan kontribusi sebesar USD325 miliar atau senilai Rp5,684 kuadriliun kepada ekonomi global semenjak perusahaan streaming tersebut berdiri.
Saat ini, Netflix sudah menjangkau lebih dari 190 negara dimana 60 negara diantaranya terjadi dalam kurun waktu 10 tahun saja. Netflix juga telah memproduksi film dan serial di lebih dari 4.500 kota dan wilayah di lebih dari 50 negara.Ted Sarandos, Co-CEO Netflix mengatakan bahwa Netflix telah mengeluarkan dana lebih dari USD135 miliar untuk memproduksi film dan serial. Produksi ini juga turut menciptakan lebih dari 425 ribu lapangan kerja, melibatkan lebih dari 700 ribu pekerja tambahan dan bermitra dengan 2.000 rumah produksi lokal.
“Setiap produksi Netflix adalah produksi lokal, yang turut menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan bisnis setempat, serta menghadirkan dampak yang jauh melampaui layar,” ujar Ted Sarandos dalam keterangan yang diterima Uzone.id, Rabu, (13/05).
Di Indonesia, konten-konten lokal juga terus menjadi pilihan utama. Netflix mengungkap kalau 90 persen anggota Netflix di Indonesia tercatat menonton konten lokal sepanjang 2025.
Berkat minat pada konten lokal tersebut, 35 judul Indonesia berhasil masuk dalam daftar Global Top 10 Non-English Netflix. Sejumlah judul Indonesia bahkan masuk dalam Global Top 10 Netflix (Non-English), di antaranya ada Abadi Nan Jaya yang dirilis pada 2025 lalu, Gadis Kretek pada 2023 lalu, The Shadow Strays yang dirilis pada 2024 kemarin dan Luka, Makan Cinta yang dirilis pada 2026 kemarin.
Film Abadi Nan Jaya misalnya, film ini berhasil meraih lebih dari 11 juta penayangan hanya dalam beberapa hari setelah dirilis, film zombie pertama Netflix di Indonesia bahkan menduduki posisi 1 Global Top 10 dan masuk ke dalam Top 10 di 75 negara kala itu.
Gadis Kretek, The Shadow Strays dan juga Luka Makan Cinta juga masuk dalam Top 10 di puluhan negara pasca peluncurannya.
Melihat tren konten lokal yang semakin tinggi, Netflix menghadirkan program Reel Life yang merupakan sebuah inisiatif berbasis praktik yang mempersiapkan profesional film dan televisi muda memasuki industri, telah melatih lebih dari 300 calon kreator film dan TV.
Netflix juga menghadirkan berbagai pelatihan bagi lebih dari 500 profesional di bidang produksi, mulai dari editor dan line producer, hingga production accountant untuk mendukung program-program konten lokal yang semakin diminati.