
Leukimia adalah istilah payung untuk empat jenis kanker sumsum tulang dan sel darah. Bila Anda menderita leukemia, sumsum tulang mulai membuat banyak sel darah putih abnormal, yang disebut dengan sel leukemia.
Sel yang dihasilkan tersebut tidak melakukan pekerjaan sel darah putih secara normal, namun akan tumbuh lebih cepat dari sel normal dan tidak akan berhenti tumbuh. Akibatnya, peningkatan jumlah sel darah putih tersebut justru dapat menghancurkan dan menggantikan sel yang menghasilkan sel darah normal.Hal tersebut dapat menyebabkan masalah serius pada tubuh, seperti anemia, pendarahan, dan infeksi. Bahkan, sel leukemia juga bisa menyebar ke kelenjar getah bening atau organ lainnya dan menyebabkan pembengkakan atau nyeri.
Leukimia tidak memiliki gejala yang jelas, namun demikian, leukimia memiliki banyak gejala yang dapat membantu mendeteksi penyakit ini. Beberapa gejala leukimia di antaranya adalah luka yang tidak kunjung sembuh, sering mengalami mimisan atau pendarahan dari hidung, pendarahan pada gigi dan gusi, nyeri pada persendian atau bagian tulang belakang, dan rentan terhadap penyakit karena sel darah di dalam tubuh tidak berfungsi secara normal karena jumlahnya yang berlebihan.
Berikut adalah beberapa mitos dan fakta tentang leukimia yang perlu Anda ketahui.
Leukimia hanyalah salah satu dari tiga jenis kanker darah, yaitu limfoma yang menyerang sistem limfa dan myeloma yang menyerang sel plasma dan tubuh. Sedangkan leukimia lebih spesifik pada kanker yang terjadi dalam darah dan sumsung tulang belakang.
Beberapa waktu lalu sempat muncul berita yang mengatakan bahwa tanaman dolar yang sering ditanam di rumah, dapat menyebabkan kanker leukimia. Meskipun tanaman ini beracun dan dapat menyebabkan gatal-gatal atau iritasi jika tertelan, namun sebuah studi telah menemukan bahwa tanaman ini tidak menyebabkan leukimia.
Studi yang dilakukan oleh Lembaga Pengetahuan Indonesia telah menemukan bahwa tanaman dolar mengandung oksalat, senyawa yang dapat menimbulkan perasaan gatal. Namun, zat oksalat tersebut bukanlah zat karsinogen yang dapat memicu kanker leukimia.
Faktanya, tubuh Anda membuat sebagian sel darah di sumsum tulang. Semua sel darah tersebut mulai keluar sebagai sel yang “belum matang” untuk kemudian berkembang menjadi sel yang “matang” untuk membantu Anda tetap sehat.
Setiap sel darah yang dihasilkan memiliki peran yang berbeda. Sel darah putih untuk melawan infeksi, sel darah merah untuk mengalirkan oksigen, dan sel trombosit untuk membantu pembekuan darah. Namun, pada orang dengan leukimia akut, sel darah tidak melalui fase “belum matang” dan biasanya berkembang secara abnormal.
Akibatnya, sel yang abnormal tersebut akan menghisap jenis sel yang sehat. Tidak hanya di sumsum tulang, namun juga di aliran darah dan bagian lain dari sistem kekebalan tubuh Anda.
Meskipun begitu, studi telah menemukan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena leukimia, di antaranya :
The post 4 Mitos dan Fakta Seputar Kanker Darah Leukimia appeared first on Hello Sehat.