icon-category Sport

5 Fakta Menarik Pawai Obor Asian Games di Solo

  • 19 Jul 2018 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id — Sebelum Asian Games tahun ini dimulai pada 18 Agustus mendatang, ada rangkaian acara yang lebih dulu digelar agar momen ini membangkitkan semangat masyarakat. Salah satunya pawai obor.

    Setelah api obor diambil langsung dari api abadi di India dan dibawa ke Yogyakarta, kini giliran kegiatan kirab dilaksanakan di Kota Solo pada hari ini, Kamis (19/7).

    Ada beberapa hal menarik yang perlu kamu ketahui tentang acara Pawai Obor di Solo ini. Berikut 5 di antaranya.

    1. Ada 20 titik ‘estafet’ untuk bawa obor

    Torch Relay atau Pawai Obor ini rencananya dimulai siang hari ini dari titik awal di Tugu Makuto di Jalan Adi Sucipto.

    Nantinya, akan ada 20 titik persinggahan api obor ini yang bakal digilir kembali sampai ke titik akhir. Sejumlah lokasi tersebut di antaranya DPRD Kota Surakarta, Lokananta, Madukoro, Tugu Tubanas Purwosari, GraPARI Telkomsel, Stadion Sriwedari, dan Pendhapi Balai Kota sebagai garis finish.

    2. Diisi oleh atlet dan artis kondang

    Agar lebih memeriahkan Pawai Obor ini, sejumlah atlet dan artis populer hadir sebagai pelari yang membawa obor api. Jika dilihat dari rundown acara, aktris Dian Sastrowardoyo akan hadir nih, gaes.

    Sementara dari penuturan Kabid Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Solo, Suhanto, bakal ada Agung Hercules, Melanie Putria, dan deretan atlet lain seperti Nurul Faradila (Tae Kwon Do) dan Haris Nugroho (Pencak Silat).

    3. Banyak sekolah yang jam pulangnya dicepetin

    Demi ikut turun ke jalan, ada beberapa sekolah yang sengaja mempercepat jam pulang pada muridnya, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Nggak heran kalau acara ini memang ramai banget.

    4. Target penontonnya banyak!

    Suhanto bilang, pihak pemerintah menargetkan bakal ada 40 ribu pengunjung yang menyaksikan acara seru ini.

    “Kita semua yakin bakal banyak yang nonton, sekitar 40 ribu orang lah karena di tiap titik akan terus bertambah seiring tiap pelari estafet membawa obor,” kata Suhanto.

    Kabid Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Solo, Suhanto (Hani Nur Fajrina/uzone.id)

    5. Kenapa Solo diikutsertakan sebagai lokasi Pawai Obor?

    Kalau kamu penasaran kenapa Solo dipilih jadi lokasi awal Pawai Obor Asian Games 2018, jawabannya adalah karena Solo erat kaitannya dengan olahraga.

    “Surakarta selain dikenal sebagai kota budaya, dia juga disebut sebagai kota olahraga. Hal ini dibuktikan dari penyelenggaraan PON [Pekan Olahraga Nasional] pertama pada tahun 1948 diadakan di Surakarta. Selain itu, di sini juga ada monumen olahraga bersejarah di Stadion Sriwedari. Semoga dipilihnya Solo dapat membangkitkan kembali semangat olahraga para pemuda-pemudi Tanah Air,” kata Suhanto.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini