icon-category Technology

5 Hal yang Bisa Terjadi di Masa Depan Berkat Teknologi 5G

  • 21 Aug 2019 WIB
  • Bagikan :

    Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

    Uzone.id - Perusahaan telekomunikasi di Tanah Air terus berinovasi dalam menguji coba pengaplikasian teknologi 5G. Di skala kecil, teknologi 5G bisa membantu konsumen mempercepat download video, online gaming, atau lainnya.

    Lebih besar dari itu, teknologi 5G bisa dimanfaatkan untuk hologram. So, jangan kaget kalau di masa depan, kamu rapat dan salah satu petinggi perusahaan datang dalam bentuk hologram.

    Bahkan, menurut CEO dan Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini, lima hal ini mungkin saja terjadi di masa depan berkat teknologi 5G.

    Baca juga: XL Axiata Uji Coba Teknologi 5G Pakai Hologram

    Kesehatan

    Remote medicine, remote diagnostic, remote surgery itu nanti bisa dilakukan.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara, juga menyampaikan bahwa pengaplikasian teknologi 5G bisa di bidang kesehatan, salah satunya untuk operasi dengan robotic atau lainnya.

    “Sekarang pakai 4G latensinya cukup tinggi, jadi kalau mau operasi jarak jauh misalkan di pulau mana, tangan kita sudah mau menyayat, di sana belum menyayat," ujar Rudiantara dalam uji coba 5G di XL Axiata Tower, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

    Lebih lanjut, Rudiantara menyatakan, "Tapi kalau dengan 5G, salah satu aplikasinya adalah, karena latensinya pendek jadi boleh dikatakan real time.

    Baca juga: 5 Fakta Gila Tentang McDonald’s yang Wajib Kamu Tahu

    Bisnis korporasi

    Kalau sekarang, orang mau meeting harus datang. Untuk multinational company, datang ke berbagai negara itu mahal.

    “Kalau nanti, kan, efisiensi bisa terjadi, karena orang gak harus terbang. Jadi, hologram-hologram saja yang datang dan sudah seperti orang, kan,” ujar Dian.

    Edukasi

    Dari sisi edukasi, e-learning itu bisa lebih efisien bisa dua arah, virtual, dan interaktif.

    Baca juga: Netizen Heboh Gara-gara Red Velvet Rilis Music Video ‘Umpah Umpah’

    Smart city

    Menurut Dian, user terbesar adalah pemerintah, terutama pemerintah kota. Untuk menjadikan smart city bisa memanfaatkan teknologi 5G.

    Misalnya, teknologi 5G bisa dipakai untuk pengelolaan sampah, untuk mengukur sampah dari setiap rumah. Selain itu, 5G bisa digunakan untuk mengukur polutan di sebuah daerah.

    Transportasi

    Teknologi 5G juga bisa dipakai untuk sinkronisasi traffic light dengan waktu kedatangan kereta atau bus, agar lebih lancar. “Jadi mengintegrasikan semua moda transportasi yang ada di kota,” ujar Dian.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini