icon-category Travel

5 Kasus Seputar Pilot Lion Air yang Membetot Perhatian Publik

  • 05 Dec 2017 WIB
  • Bagikan :

    Profesi sebagai seorang pilot harusnya tak diberikan ke sembarang orang. Bukan hanya bisa menerbangkan burung besi, namun juga harus memiliki dedikasi serta integritas tinggi terhadap profesi. 

    Kabar tentang dunia penerbangan Indonesia kembali dihebohkan dengan ulah Pilot dari maskapai penerbangan Lion Air yang kedapatan mengkonsumsi sabu di sebuah kamar hotel di Kupang, NTT. 

    M ditangkap pada Senin (4/12) sekitar pukul 12.20 WITA oleh Satnarkoba Polres Kupang Kota. 

    Padahal jelas diatur dalam undang-undang, tentang sanksi yang akan diberikan apabila kedapatan menggunakan barang haram tersebut. Ancaman hukuman 20 tahun penjara yang diatur dalam pasal 112 UU No 35/2009 tentang Narkotika membayangi para pecandu dan pengedar narkoba.

    Namun sayangnya, masalah sabu yang menjerat pilot Lion Air bukan satu-satunya kemelut yang mencoreng kredibilitas profesi pilot.

    Berikut kumparan (kumparan.com) rangkum lima pilot Lion Air yang bermasalah.

    1. Merokok di Kokpit

    Seorang penumpang Lion Air berinisial AR (20) terbang dari Makasar ke Bali dengan pesawat Lion Air JT745. Di dalam pesawat itu AR mendapatkan perlakukan tak menyenangkan, dan mengeluhkan tingkah laku pilot serta awak kabin pesawat yang mengajaknya merokok di kokpit. 

    Ketika AR bertanya apakah diizinkan merokok di pesawat? si pramugara mengiyakan. Tak hanya itu, AR bahkan diajak kenalan oleh pramugara, pilot serta kopilot yang ada di pesawat tersebut. 

    AR kemudian melaporkan hal itu ke Lion Air Center namun tak mendapatkan respons, kemudian ia mengadukan kasus ini ke Polsek KP3 (Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan), didampingi oleh pengacarannya Elyn, aktivis LBH Bali WCC. 

    2. Bawa anak istri ke kokpit

    Seorang penumpang Lion Air bernama Citra Rienanti, curhat di laman Faceboknya soal pilot yang membawa masuk istri dan anaknya ke dalam kokpit pesawat. 

    Tak butuh waktu lawa untuk membuat tulisan Citra viral. Bahkan pihak Lion Air mengaku telah menghubungi Citra untuk meminta maaf terkait kasus tersebut. 

    Akhirnya pihak Lion Air memberikan sanksi kepada pilot tersebut dengan menurunkan pangkat pilot serta mencabut izin terbang sementara hingga waktu yang belum ditentukan. 

    3. Mogok terbang

    Sebanyak 14 pilot dipecat karena mogok terbang pada Mei 2016. Bukan tanpa alasan, ke 14 pilot tersebut mengatakan bila pesawat delay penumpang selalu melampiaskan emosinya kepada pilot. 

    Menurut mereka, apabila pesawat delay pilot juga ikut merasakan imbasnya yakni jam kerja yang bertambah panjang dan istirahat kurang. Aksi mogok tersebut menyebabkan banyak penerbangan Lion Air yang mengalami delay hingga berjam-jam. 

    Mengomentari hal itu, Lion Air membantah pernyataan para pilot termasuk jam kerja yang bertambah. Pada Agustus 2011, Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait memecat 14 pilot yang dianggap menjadi dalang mogok kerja tersebut. 

    4. Sabu-sabu

    Dalam setahun yakni 2011 hingga 2012 tercatat empat pilot dan dua kru Lion Air ditangkap karena positif mengkonsmsi sabu-sabu. Mereka adalah Hanum Adiyaksa, Syaiful Salam, Muhammad Nasri bersama kopilot, Husni Thamrin dan Imron, seorang awak kabin Winnie Raditya. 

    Semuanya ditangkap di lokasi yang berbeda-beda. Salah seorang pilot yang tertangkap mengaku mengkonsumsi narkoba untuk menghilangkan stress karena jadwal penerbangan Lion Air yang padat. 

    5. Pelanggaran prosedur keselamatan

    Pada tahun 2015 Lion Air menarik izin terbang Kopilot pesawat Lion Air JT 990 rute Surabaya-Denpasar karena pelanggaran prosedur announcement terkait dengan ucapan ulang tahun.

    Menurut seorang penumpang bernama Lambertus, ucapan ulang tahun itu berbunyi,"Pramugari kami ini ditinggal suaminya, gagal dalam pernikahan pertama. Janda cantik, berhidung pesek," tulisnya dalam surat terbuka yang ditujukan untuk Lion Air di sosial media. 

    Hal ini jelas menyalahi prosedur dan kopilot tersebut harus menanggung akibat dari perbuatannya.

    Tags : Lion Air 

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini