icon-category Health

5 Mitos dan Fakta Tentang Nyeri Punggung

  • 17 Apr 2018 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id-Nyeri punggung menjadi salah satu alasan umum yang menyebabkan orang tidak masuk kerja dan pergi ke dokter. Nyeri punggung juga menjadi salah satu penyebab utama kecacatan di seluruh dunia.

    Jika sedang mengalami nyeri punggung, kamu perlu segera mengambil langkah pencegahan. Selain itu, kamu juga perlu mencari banyak informasi tentang nyeri punggung, dan mengetahui informasi mana saja yang termasuk mitos.

    Berikut ini beberapa mitos tentang nyeri punggung yang beredar di masyarakat.

    Mitos: Kamu harus mengistirahatkan punggung yang nyeri.

    Menurut WebMD, istirahat memang dapat membantu mengatasi cedera yang menyebabkan nyeri punggung. Namun, istirahat selama satu sampai dua hari penuh justru dapat memperburuk kondisi kamu. Sebaliknya, olahraga dengan intensitas sedang sangat penting untuk membangun dan mempertahankan kekuatan dan fleksibilitas tulang belakang. Olahraga juga daoat memperbaiki postur tubuh dan mencegah rasa sakit muncul lebih lanjut.

    Mitos: Nyeri punggung atau leher hanya bagian dari proses penuaan.

    Proses penuaan memang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan punggung. Meski demikian, menurut DailyMail, nyeri punggung atau leher tetap dapat terjadi pada usia berapa saja. Menjaga kesehatan punggung sejak sekarang merupakan hal penting, supaya kamu tetap aktif saat memasuki usia senja.

    Mitos: Nyeri punggung atau leher jarang terjadi.

    Nyeri punggung atau leher justru umum terjadi. DailyMail mengungkapkan, data statistik menunjukkan bahwa 80 persen orang akan mengalami nyeri punggung di beberapa tahap kehidupan mereka.

    Mitos: Orang berbadan kurus bebas dari nyeri punggung.

    Berdasarkan WebMD, orang dengan berat badan berlebih memang berisiko mengalami nyeri punggung. Meski demikian, orang yang terlalu kurus—dan memiliki gangguan pola makan seperti anoreksia—juga dapat menderita nyeri punggung.

    Gangguan pola makan tersebut mungkin membuat mereka mengalami pengeroposan tulang. Tulang belakang mereka juga lebih mungkin patah. Jadi, nyeri punggung dapat menyerang siapa saja.

    Mitos: Penderita nyeri punggung harus selalu duduk tegak

    Membungkuk memang buruk. Tapi, duduk terlalu tegak dalam waktu lama juga bisa menjadi beban bagi punggung kamu. Beristirahatlah beberapa kali dengan cara bersandar di kursi, dengan kaki di lantai, dan biarkan punggung sedikit melengkung. Atau, cobalah untuk berdiri, mungkin ketika kamu sedang berbicara via telepon.

     

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini