
Uzone.id — Platform e-commerce Lazada dikabarkan akan memangkas kurang lebih 5 persen karyawan mereka di Asia Tenggara. Langkah ini diambil setelah perusahaan meninjau ulang beberapa posisi di beberapa pasar.
Tidak disebutkan secara detail berapa banyak karyawan yang terdampak dalam putaran pemangkasan ini, namun Lazada menyebut bahwa keputusan diambil berdasarkan pada kebutuhan bisnis saat ini, kebutuhan peran/posisi dan juga efisiensi perusahaan.“Bagi posisi yang terdampak, kami akan segera mengajak karyawan untuk berdiskusi dan memperlakukan mereka dengan penuh perhatian dan rasa hormat,” kata salah satu juru bicara Lazada, dikutip dari The Straits Times, Rabu, (24/06).
Meski tidak disebutkan karyawan negara mana saja yang akan terkena pemangkasan, namun saat ini Lazada hadir di 6 pasar di Asia Tenggara, termasuk Singapura, Indonesia, Malaysia, Vietnam dan juga Filipina.
Perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan bagi para karyawan yang terdampak dalam masa transisi ini. Karyawan yang terdampak juga akan ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku di masing-masing negara.
“Kami berkomitmen untuk mendukung karyawan yang terdampak selama masa transisi ini dengan memberikan panduan dan dukungan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Di Singapura, Lazada menyatakan akan bekerja sama dengan organisasi Food, Drinks and Allied Workers Union (FDAWU) untuk memastikan proses ini ditangani secara bertanggung jawab dan dukungan diberikan kepada karyawan yang terdampak.
Sementara di pasar lain, perusahaan ini bekerja sama dengan instansi dan lembaga pemerintah terkait.
Sekretaris Jenderal FDAWU, Sankaradass S. Chami, mengatakan bahwa Lazada telah memberi tahu mereka mengenai pemutusan hubungan kerja tersebut.
“Pemberitahuan dini ini mencerminkan hubungan yang positif antara pihak manajemen dan pekerja serta rasa saling percaya yang telah terbina dari waktu ke waktu,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Lazada akan menambahkan satu tahun dukungan dan dana pelatihan bagi anggota serikat mereka yang terdampak dalam pemangkasan karyawan ini.
Tidak disebutkan alasan secara detail kenapa Lazada memangkas karyawan di beberapa negara ini namun ini menjadi kali pertama perusahaan melakukan pemangkasan karyawan dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
PHK yang dilakukan e-commerce ini terjadi setelah pesaingnya yaitu Shopee juga lebih dulu memangkas ratusan karyawan mereka pada awal Juni 2026 kemarin.