Technology

5 Temuan Penting Mengenai Luar Angkasa Sepanjang Tahun 2017

  • 21 December 2017
  • Bagikan :

    Agar kaleidoskop tahun 2017 tidak melulu soal kehidupan di Bumi, berikut kumparan (kumparan.com) berikan daftar lima temuan penting mengenai luar angkasa sepanjang tahun ini, dikutip dari International Business Times.

     

    1. Tanah Mars Cocok untuk Pertanian

    Para peneliti dari Wageningen University and Research (WUR), Belanda, menemukan bahwa kemungkinan manusia untuk hidup di Mars semakin besar. Sebab, dalam eksperimen yang mereka lakukan, mereka berhasil membuat cacing-cacing tanah untuk berkembang biak di tanah Mars sintetis.

    Para peneliti itu menciptakan tanah Mars sintetis dari campuran kotoran babi batuan yang komposisi kimianya mirip dengan tanah di Mars.

    Eksperimen itu juga menemukan bahwa cacing bekerja lebih baik di tanah Mars dibandingkan tanah Bumi. Hal ini memberi informasi awal bahwa tanah di Mars mungkin cocok untuk pertanian karena cacing adalah hewan yang berperan penting dalam kesuburan tanah. 

    Kendati demikian, para peneliti itu menjelaskan masih diperlukan studi serta eksperimen tambahan untuk mempelajari cacing-cacing dan tanah Mars tersebut.

     

    2. Black Hole Raksasa Terjauh

    Para astronom menemukan sebuah black hole atau lubang hitam raksasa terjauh. Massa lubang hitam ini adalah 800 juta kali massa Matahari. Besar massa lubang hitam ini dianggap para peneliti terlalu besar bagi usianya.

    "690 juta tahun setelah Big Bang, lubang hitam ini tumbuh jauh lebih besar dari yang kita duga sebelumnya. Hal ini bertentangan dengan teori kita soal pembentukan lubang hitam," kata Daniel Stern, peneliti dari NASA JPL (Jet Propulsion Laboratory), dalam studinya mengenai temuan lubang hitam tersebut.

    Menurut para peneliti, diperlukan suatu kondisi spesial agar suatu lubang hitam bisa tumbuh begitu besar di alam semesta yang terbilang muda.

     

    3. Tamu dari Luar Bima Sakti

    Menggunakan teleskop luar angkasa baru bernama Pan-STARRS 1 di Hawaii, para peneliti berhasil menemukan 'tamu' dari luar Bima Sakti yang memiliki bentuk yang cukup unik. Tamu tersebut adalah asteroid yang dinamakan Oumuamua dan memiliki bentuk seperti cerutu. 

    Sempat ada spekulasi yang mengatakan bahwa Oumuamua ini adalah sebuah kapal luar angkasa alien.

    Kini, para peneliti berencana untuk menyelidiki lebih jauh lagi asteroid unik ini.

     

    4. NASA Temukan Dua Planet Baru dengan Bantuan AI Milik Google

    AI (artificial intelligence) atau kecerdasan buatan semakin berperan dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Baru-baru ini NASA mengumumkan dua planet baru yang ditemukan berkat bantuan AI milik Google. Planet Kepler-90i dan Kepler-80g berhasil ditemukan setelah sebelumnya terlewatkan oleh para peneliti.

    AI tersebut mempelajari data dari teleskop luar angkasa Kepler dan kemudian menemukan dua planet baru tersebut. Hasil temuan AI itu juga membuktikan bahwa tata surya Bima Sakti kita bukanlah satu-satunya tata surya dengan delapan planet yang mengorbit pada bintang induknya.

    Sebab, dengan ditemukannya Kepler-90i dan Kepler-80g, berarti ada 8 planet yang mengelilingi bintang induk dalam sistem tata surya Kepler-90 seperti sistem tata surya kita.

     

    5. Planet Kerdil Ceres yang Ternyata 'Aktif'

    Sebelumnya para astronom beranggapan planet kerdil Ceres adalah dunia mati. Tetapi gambar-gambar hasil temuan satelit Dawn menujukkan bahwa anggapan tersebut salah.

    Cahaya misterius yang muncul dari permukaan Ceres, sebagaimana tertangkap oleh Dawn, menjadi bukti bahwa Ceres mungkin pernah memiliki lautan dan mengindikasikan bahwa Ceres sangat aktif.

    "Proses geologi menciptakan area bercahaya ini dan mungkin masih mengubah wajah dari Ceres hingga sekarang," kata Carol Raymond, salah seorang anggota misi Dawn.

    Dari lima temuan di atas, menurutmu, mana yang paling keren?

    }); setTimeout(function(){ $(".modal2").addClass('hilang'); }, 30000);