
Bulan puasa memang diwarnai dengan kesibukan rumah tangga dalam menyiapkan hidangan untuk sahur maupun berbuka. Namun kesibukan umumnya berganti jelang hari raya Idul Fitri yakni menjadi kesibukan mencari baju baru.
Baju baru kerap dianggap sebagai simbol diri yang baru setelah sebulan berpuasa. Selain itu, tradisi silaturahmi juga tak ditinggalkan.
Ada beberapa tips berbusana kala Lebaran dari para desainer tanah air demi hari raya yang meriah dan nyaman tapi jauh dari kata ribet.
Lihat juga:FOTO: Berkah Lebaran Penjahit Baju Pasar Atom |
4. Bermain dengan lapisan bahan yang berbeda
Permainan layering atau lapisan jarang diaplikasikan. Wanita melihat ini sebagai sesuatu yang berlebihan, apalagi bagi mereka yang bertubuh subur.
Akan tetapi bagi Ria, layering bisa jadi sesuatu yang menyenangkan. Ia menyarankan untuk memadukan bahan yang berbeda sebagai lapisan, misalnya menggunakan tile atau lace.
Sedangkan Ivan meyakinkan para wanita untuk tampil berani dengan konsep layering. Ia berkata wanita bertubuh subur pun bisa tampil percaya diri dengan busana tumpuk-tumpuk.
"Enggak apa-apa pakai layering. Katanya pakai hitam bisa bikin tubuh kurus, saya juga pakai hitam tubuh saya ya tetap besar," katanya disusul tawa.
5. Perhatian khusus untuk ibu menyusui
Meski ingin tampil stylish, para ibu apalagi ibu menyusui harus memperhatikan kebutuhan buah hatinya. Ria berkata ibu menyusui alias busui dapat mengenakan busana all size atau busana dengan potongan longgar untuk memudahkan mereka menyusui di tengah silaturahmi.