Home
/
Telco

5G Indonesia Memanas: XLSmart Ngebut, Telkomsel Masih Raja Coverage

Menurut Opensignal Juli 2026, XLSmart unggul kecepatan 5G, Telkomsel dominan cakupan, dan Indosat konsisten kualitasnya, memicu persaingan sengit.

5G Indonesia Memanas: XLSmart Ngebut, Telkomsel Masih Raja Coverage

Bagikan :

Highlight Artikel

  • XLSmart menunjukkan peningkatan signifikan di performa 5G, memenangkan 10 kategori tunggal termasuk kecepatan download dan ketersediaan 5G.
  • Telkomsel tetap menjadi pemimpin tak tergoyahkan dalam cakupan jaringan terluas di Indonesia.
  • Indosat Ooredoo Hutchison unggul dalam kategori kualitas konsisten dan pengalaman video, menunjukkan performa yang stabil bagi pengguna.
  • Riset Opensignal Juli 2026 ini menunjukkan masing-masing operator memiliki keunggulan berbeda, dan alokasi spektrum baru diprediksi akan mengubah peta persaingan.

Uzone.id -- Persaingan jaringan seluler di Indonesia mulai menunjukkan perubahan menarik. Di satu sisi, XLSmart semakin agresif mengejar performa 5G, terutama dari sisi kecepatan dan ketersediaan jaringan. Di sisi lain, Telkomsel masih sulit digeser dari posisi teratas untuk cakupan jaringan.

Sementara itu, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) juga tidak bisa dilewatkan. Operator ini mencatat kemenangan di sejumlah kategori yang berkaitan dengan konsistensi dan pengalaman pengguna.

Gambaran tersebut terlihat dalam riset terbaru Opensignal, Mobile Network Experience Report Juli 2026, yang mengukur pengalaman pengguna jaringan Indosat, Telkomsel, dan XLSmart di Indonesia selama 90 hari, mulai 1 April hingga 29 Juni 2026.

Laporan ini memperlihatkan bahwa persaingan operator Indonesia semakin menarik. Tidak ada satu operator yang menang di semua kategori, tetapi masing-masing mulai memiliki keunggulan yang berbeda.



XLSmart Makin Ngebut di 5G

Perubahan paling mencolok terlihat dari performa XLSmart.

Dalam laporan Opensignal terbaru, XLSmart menjadi operator dengan 10 kemenangan tunggal, naik signifikan dari laporan sebelumnya yang mencatat dua kemenangan tunggal dan satu kemenangan bersama.

Empat di antaranya berasal dari kategori kecepatan, yaitu Download Speed, 5G Download Speed, Upload Speed, dan 5G Upload Speed.

Yang paling menarik adalah performa 5G Download Speed.

Skor XLSmart melonjak dari 48,2 Mbps menjadi 135,4 Mbps, atau hampir tiga kali lipat dibanding laporan sebelumnya.


Sementara itu, skor Download Speed secara keseluruhan juga meningkat sekitar 43,5 persen.


Bukan hanya soal kecepatan. XLSmart juga memenangkan kategori 5G Coverage dan 5G Availability.

Untuk 5G Availability, XLSmart mencatat skor 52,8 persen, setelah mengalami peningkatan hampir 50 poin persentase dibanding laporan sebelumnya.

Artinya, pengguna XLSmart tidak hanya mendapatkan koneksi 5G yang lebih cepat, tetapi peluang untuk mendapatkan jaringan 5G juga semakin besar.



Menurut Opensignal, peningkatan tersebut berkaitan dengan peningkatan infrastruktur dan agresivitas ekspansi 5G. Khusus XLSmart, merger dengan Smartfren juga memberikan akses terhadap tambahan spektrum dan infrastruktur yang sebelumnya dimiliki kedua perusahaan.

Setelah merger, XLSmart juga memperluas jaringan melalui layanan XL Ultra 5G+ dan strategi Blanket Coverage.

Telkomsel Masih Jadi Raja Coverage

Namun, ketika pembahasannya bergeser dari kecepatan ke jangkauan, posisi XLSmart belum menggantikan Telkomsel.

Telkomsel kembali menjadi pemenang tunggal kategori Coverage dengan skor 8,6 dari 10.

Menurut Opensignal, skor tersebut menunjukkan Telkomsel memiliki cakupan geografis paling luas dan ekstensif di area berpenduduk dibandingkan operator lainnya di Indonesia.


Ini menjadi salah satu keunggulan yang masih sulit dikejar.

Sebab, pengalaman menggunakan jaringan seluler tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat internet ketika berada di wilayah dengan sinyal kuat. Ketersediaan jaringan ketika pengguna berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain juga menjadi faktor penting.

Terlebih Indonesia memiliki kondisi geografis yang sangat beragam, dari kota besar hingga daerah terpencil dan kepulauan.

Menariknya, Telkomsel juga memenangkan kategori 5G Voice App Experience, sementara bersama XLSmart dan Indosat, Telkomsel menjadi joint winner untuk kategori 5G Games Experience.

Jadi, meskipun tidak sebanyak XLSmart dalam jumlah penghargaan, Telkomsel masih menunjukkan keunggulan pada aspek yang berbeda.

Indosat Kuat di Kualitas yang Konsisten

Operator ini memang tidak mendominasi kategori kecepatan seperti XLSmart ataupun Coverage seperti Telkomsel. Namun, Indosat punya keunggulan yang tidak kalah penting bagi pengguna sehari-hari.

Dalam laporan Opensignal, Indosat menjadi pemenang tunggal kategori Consistent Quality dengan skor 76,1 persen.

Kategori ini penting karena menggambarkan kemampuan jaringan memberikan pengalaman yang konsisten untuk berbagai aktivitas pengguna.


Indosat juga memenangkan kategori Time on Network dan Video Experience.

Untuk 5G Games Experience, Indosat menjadi salah satu dari tiga operator yang memperoleh status joint winner bersama Telkomsel dan XLSmart.

Artinya, posisi Indosat dalam persaingan jaringan Indonesia bukan berarti tertinggal begitu saja.

Justru, operator ini menunjukkan kekuatan pada aspek pengalaman penggunaan jaringan yang lebih konsisten.

Indosat juga mencatat peningkatan besar dalam 5G Availability. Skornya mencapai 44,6 persen, naik sekitar 35 poin persentase dibandingkan laporan sebelumnya.



Dengan angka tersebut, Indosat berada di posisi kedua setelah XLSmart untuk kategori 5G Availability.

Jadi, Bagaimana Kondisi 5G Indonesia Sekarang?

Kalau melihat data Opensignal secara keseluruhan, ada satu kesimpulan menarik: persaingan jaringan Indonesia mulai terpecah berdasarkan keunggulan masing-masing operator.

XLSmart saat ini terlihat paling agresif dari sisi performa 5G. Kecepatan download 5G-nya melonjak dan 5G Availability juga meningkat secara signifikan.

Telkomsel masih memegang keunggulan paling kuat dalam hal coverage. Jangkauan geografisnya tetap menjadi pembeda utama dibandingkan kompetitor.

Sementara Indosat menunjukkan performa yang kuat pada kualitas dan pengalaman yang konsisten, sekaligus mengalami peningkatan signifikan dalam ketersediaan 5G.



Yang membuat kondisi ini semakin menarik adalah data Opensignal tersebut mengukur periode April hingga akhir Juni 2026.

Artinya, pengukuran dilakukan sebelum tambahan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz hasil lelang pemerintah mulai memberikan dampak penuh terhadap jaringan operator.

Pada lelang tersebut, XLSmart mendapatkan blok 2x15 MHz di pita 700 MHz, sedangkan Telkomsel dan Indosat masing-masing memperoleh 2x10 MHz.

Sementara di pita 2,6 GHz, Telkomsel memperoleh alokasi terbesar dengan 80 MHz, disusul Indosat 60 MHz dan XLSmart 50 MHz.

Tambahan spektrum tersebut akan menjadi modal baru bagi operator untuk meningkatkan kapasitas jaringan, memperluas cakupan, sekaligus mempercepat pengembangan 5G.

FAQ Artikel

Apa temuan utama dari laporan Opensignal Juli 2026?

Laporan Opensignal Juli 2026 menunjukkan bahwa persaingan operator seluler di Indonesia semakin menarik, dengan masing-masing operator memiliki keunggulan yang berbeda. Tidak ada satu operator pun yang mendominasi semua kategori.

Apa keunggulan utama XLSmart menurut Opensignal?

XLSmart unggul signifikan di performa 5G, memenangkan 10 kategori tunggal, termasuk Download Speed, 5G Download Speed, Upload Speed, 5G Upload Speed, 5G Coverage, dan 5G Availability. Kecepatan 5G Download Speed-nya melonjak hampir tiga kali lipat.

Bagaimana posisi Telkomsel dalam laporan ini?

Telkomsel masih menjadi pemenang tunggal kategori Coverage dengan skor 8,6 dari 10, menunjukkan cakupan geografis terluas di Indonesia. Telkomsel juga memenangkan kategori 5G Voice App Experience.

Apa kekuatan Indosat Ooredoo Hutchison dalam persaingan jaringan?

Indosat Ooredoo Hutchison kuat di kualitas yang konsisten, memenangkan kategori Consistent Quality dengan skor 76,1 persen, serta Time on Network dan Video Experience. Indosat juga mencatat peningkatan besar pada 5G Availability.

Bagaimana dampak tambahan spektrum baru terhadap persaingan operator?

Tambahan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz dari lelang pemerintah akan menjadi modal baru bagi operator (XLSmart, Telkomsel, Indosat) untuk meningkatkan kapasitas jaringan, memperluas cakupan, dan mempercepat pengembangan 5G, yang diprediksi akan mengubah peta persaingan.

Hani Nur Fajrina

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article