6 Obat Alami Sakit Bahu yang Mungkin Sudah Ada di Rumah Anda

13 January 2018 by
6 Obat Alami Sakit Bahu yang Mungkin Sudah Ada di Rumah Anda

Entah itu akibat cedera olahraga, keseleo, atau salah bantal, sakit di bahu bisa menghambat aktivitas harian Anda. Jangankan untuk mengangkat tas kerja atau barang belanjaan, melambaikan tangan ketika papasan dengan teman di jalan saja sulit. Daripada berlama-lama mengemban derita, coba jelajahi dulu dapur Anda. Ada beberapa obat alami yang bisa membantu Anda mengatasi sakit bahu. Penasaran?

Kompres es

Jika nyeri di bahu Anda disebabkan oleh cedera fisik (pada leher atau bahu) dan disertai bengkak, kompres dingin bisa dipakai untuk mengatasinya. Cedera menyebabkan aliran darah meningkat menuju lokasi tersebut, sehingga menimbulkan kebocoran cairan di jaringan tubuh yang mengalami cedera. Kondisi ini bisa membuat daerah yang nyeri terasa panas dan tampak bengkak.

Suhu es yang rendah dapat merangsang penyempitan pembuluh darah, yang memperlambat aliran darah menuju lokasi cedera. Efek ini pada akhirnya jadi meminimalisir penumpukan cairan agar pembengkakannya bisa semakin kempes. Es juga membantu mengurangi rasa nyeri dengan membuat sensitifitas saraf sakit menjadi berkurang.

Cara menggunakan:

Bungkus es dengan handuk atau lap agar tidak langsung menempel pada kulit. Lalu, tempelkan kompres tersebut langsung ke bagian yang nyeri. Anda bisa menggunakan kompres es ini segera setelah mengalami cedera. Kompres bagian nyeri selama 10-15 menit. Bisa diulangi setiap 3-4 jam jika perlu.

Kompres hangat

Kompres hangat biasa digunakan untuk meredakan nyeri otot atau sendi bahu yang sudah berlangsung lama.

Suhu hangat dapat memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah dan suplai oksigen dapat lebih mudah mencapai daerah yang sakit. Hal ini akan membantu relaksasi otot dan mengurangi nyeri. Suhu yang hangat juga akan mengurangi kekakuan dan meningkatkan rentang gerak bagian tubuh yang nyeri.

Akan tetapi, kompres hangat tidak dianjurkan digunakan pada cedera yang baru saja terjadi atau kurang dari 48 jam. Sebab, suhu hangatnya justru akan memperburuk pembengkakan dan meningkatkan nyeri. Kompres hangat juga tidak boleh digunakan pada luka terbuka dan cedera yang masih terlihat bengkak.

Kompres air hangat baru bisa dilakukan setelah seminggu dari waktu cedera, jika kompres es tidak kunjung meredakan sakitnya. Jika daerah bahu Anda masih terdapat luka dan bengkak, maka sebaiknya jangan gunakan kompresan hangat ini dahulu.

Cara menggunakan:

Kompres hangat dapat diberikan melalui handuk yang telah direndam dalam air hangat, botol yang berisi air hangat, atau bantal pemanas yang khusus dirancang untuk mengompres. Suhu yang digunakan untuk mengompres harus diperhatikann agar tidak terlalu panas. Suhu yang disarankan untuk kompres hangat adalah sekitar 40-50 derajat C.

Biasakan untuk tidak megompres lebih dari 20 menit, kecuali jika dokter menyarankan demikian. Pastikan pula Anda tidak langsung meletakkan sumber panas ke kulit karena dapat menyebabkan luka bakar atau iritasi.

Selain itu, mandi selama 15 menit dibawah pancuran air shower hangat juga bisa menjadi pilihan efektif lainnya.

Kunyit

Kunyit memiliki sifat antiradang yang bisa mengempeskan pembengkakan, serta antioksidan yang mengurangi rasa nyeri. Menurut sebuah penelitian, kunyit diperkaya oleh dosis tinggi curcumin sehingga kemanjuran pereda nyeri dari kunyit hampir bisa disetarakan dengan obat ibuprofen. 

Garam Epsom

Garam epsom adalah mineral yang digunakan dalam berbagai pengobatan pengobatan tradisional. Garam epsom mampu meningkatkan sirkulasi darah dengan mengendurkan otot dan persendian bahu yang kaku.

Cara menggunakan:

Anda bisa larutkan 2 cangkir garam epsom ke dalam bak air hangat untuk berendam selama 20 menit. Lakukan secara rutin 3 kali per minggu sampai sakit bahu mereda. Alternatifnya, larutkan garam epsom ke dalam air rendaman untuk kompres hangat. Lakukan dengan prinsip kompres yang sama seperti poin di atas.

Jahe

Mirip seperti kunyit, jahe juga mengandung sifat antioksidan dan antiradang yang membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit bahu.

Jahe juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah sehingga bisa membantu mempercepat proses penyembuhan cedera.

Cara menggunakan:

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Pain menunjukkan bahwa konsumsi 2 gram jahe mentah atau diminum sebagai seduhan sekali sehari dapat mengurangi nyeri otot bahu akibat cedera olahraga hingga sebanyak 25 persen.

Minyak Lavender

Minyak lavender juga bisa menjadi obat alami untuk sakit bahu lho. Minyak lavender memberikan efek relaksasi otot bahu yang lelah sementara juga membantu mengurangi rasa nyeri. Sebuah penelitian di tahun 2015 menemukan bahwa minyak lavender memiliki komponen antinyeri dan antiradang yang cukup efektif.

Pada suatu uji, kemanjuran minyak lavender yang sudah diencerkan untuk meredakan nyeri otot setara dengan obat pereda nyeri tramadol, jika langsung dioles ke kulit area yang sakit.

Cara menggunakan:

Sebagai campuran air mandi

Teteskan beberapa tetes minyak lavender ke dalam bak mandi yang berisi air hangat. Lalu, Anda bisa merendam seluruh tubuh Anda di dalam air campuran tersebut selama 30 menit. Lakukan 1 kali sehari.

Sebagai campuran minyak gosok

Encerkan dulu 6-8 minyak lavender dengan 2 sendok makan minyak zaitun. Gunakan campuran minyak ini untuk memijat bahu yang sakit sekitar 10 menit. Lakukan pijatan selama 2 kali per hari.

Secara umum, berbagai bahan alami untuk mengatasi sakit bahu di atas aman untuk dipakai. Namun efektivitasnya mungkin bisa berbeda pada satu orang dan lainnyam karena belum benar-benar diuji secara medis. Yang penting, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap bahan-bahan tersebut. Bila Anda mengonsumsi obat rutin berbarengan dengan bahan-bahan tersebut, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.

The post 6 Obat Alami Sakit Bahu yang Mungkin Sudah Ada di Rumah Anda appeared first on Hello Sehat.

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

loading...
1 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Mungkin Anda Kenal 13 January 2018 | 17:15:13

Sangat membantu

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top