Home
/
ESG

65 ASN Komdigi Ikut BROAD Batch 3, Fokus Transformasi Digital

Pelatihan ini menjadi lanjutan program orientasi dan pembinaan ASN di lingkungan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi.

65 ASN Komdigi Ikut BROAD Batch 3, Fokus Transformasi Digital

Bagikan :

Uzone.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kembali menggelar program pembinaan bagi ASN muda melalui BerAKHLAK Orientation Beyond (BROAD) Batch 3. 

Pelatihan ini sudah resmi dibuka oleh Dirjen Infrastruktur Digital, Wayan Toni Supriyanto pada Senin, (31/08) di Pusdek Komlek TNI AD, Cimahi, Jawa Barat.

Pelatihan ini menjadi lanjutan program orientasi dan pembinaan ASN di lingkungan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital (Ditjen Infrastruktur Digital) Komdigi yang sebelumnya telah digelar dalam beberapa batch.

Training BROAD Batch 3 berlangsung selama kurang lebih satu pekan, mulai 31 Agustus hingga 5 September 2026, dan diikuti oleh 65 ASN muda Komdigi dengan tujuan membentuk karakter, mentalitas, kedisiplinan, hingga kemampuan para ASN dalam menghadapi percepatan transformasi digital di Indonesia.






Dalam sambutannya, Ditjen Infrastruktur Digital Wayan Toni menekankan bahwa pembangunan transformasi digital nasional tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi dan infrastruktur saja.

“Dalam gelombang perubahan ini, Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital memegang peranan yang sangat vital sebagai garda terdepan pembangunan infrastruktur digital nasional. Namun, tugas dan tanggung jawab besar ini tidak mungkin dipikul oleh kecanggihan teknologi semata,” kata Wayan.

Ia melanjutkan, “Tentu, kompetensi teknis itu penting. Namun, kecerdasan teknis tanpa dilandasi karakter yang kuat, mentalitas pembelajar, dan ketangguhan moral hanya akan melahirkan aparatur yang rapuh di tengah badai perubahan.”





Wayan menegaskan bahwa dengan adanya pelatihan untuk batch ke-3 ini, pihaknya ingin mempertegas kembali nilai-nilai dasar ASN tersebut.

Pelatihan bagi ASN muda dinilai sangat berkaitan dengan peran Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan infrastruktur digital nasional.

Ia pun menekankan visi besar yang ditegaskan oleh Menteri Komunikasi dan Digital, yaitu paradigma pembangunan infrastruktur digital yang saat ini harus bergeser.





“Konektivitas yang kita bangun harus hadir secara bermakna. Sinyal di pelosok negeri harus mampu mendorong produktivitas ekonomi warga sekitar, membuka peluang usaha baru, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta menghadirkan kesejahteraan yang merata di seluruh pelosok tanah air Indonesia,” tuturnya.

Oleh karena itu, ASN muda di lingkungan Ditjen Infrastruktur Digital pun diharapkan memiliki peran dalam mendukung pembangunan konektivitas digital yang tidak hanya luas secara jangkauan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Untuk mewujudkan konektivitas yang benar-benar bermakna tersebut, kita disadarkan pada tantangan nyata yang harus kita hadapi di lapangan. Kita harus memastikan layanan internet dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk saudara-saudara kita di daerah dengan medan yang sangat sulit dan terisolasi,” tutur Wayan.

 

Vina Insyani

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article